“Bahkan pada tahun ini sebanyak 8 unit Puskesmas memperoleh akreditas paripurna dan 12 unit Puskesmas memperoleh akreditas utama,” terang Qudrotul Ikhwan.
Ia mengungkapkan kelima terdapat juga capaian dalam hal ekonomi dengan laju pertumbuhan ekonomi (LPE) yang meningkat. Tahun 2022 sebanyak 3,85 persen kini meningkat 4,27 persen pada tahun 2023.
Untuk PDRB nominal perkapita ADHB mengalami peningkatan dari 59,7 juta pertahun di tahun 2022, meningkat menjadi 63,34 juta pertahun di tahun 2023.
Sedangkan menurut Pj Bupati terkait sosial kemiskinan pada tahun 2022 sebesar 8,42 persen mengalami penurunan menjadi 8,04 persen di tahun 2023.
Untuk rasio gini besar 0, 287 di tahun 2022 kini turun menjadi 0,284 di tahun 2023, pengangguran sebesar 3,52 persen pada tahun 2022 kini turun menjadi 3,46 persen pada tahun 2023, indeks pembangunan manusia IPM sebesar 71,08 di Tahun 2022 naik menjadi 71,56 di tahun 2023.
Kenaikan IPM tersebut dapat dilihat dari angka harapan hidup saat lahir yang tumbuh 0,50 persen pada tahun 2023 harapan lama sekolah yang tumbuh 0,08 persen pada tahun 2023 rata-rata lama sekolah yang tumbuh 0,13 persen pada tahun 2023, pengeluaran real perkapital per tahun disesuaikan yang meningkat 3,79 persen pada tahun 2023.
“Berdasarkan data-data tersebut sudah selayaknya kita bersyukur dan bergembira atas capaian itu. Semogga sinergi dalam segala aspek yang telah terbangun dengan baik tersebut dapat bergerak ke arah yang lebih baik sampai dengan cita-cita kita untuk tercapainya Tulangbawang sebagai Kabupaten Udang Manis (Unggul, damai, aman, nyaman, guyub, mandiri, agamis natural, inovatif dan sejahtera) dapat benar-benar terwujud,” tandasnya.
Untuk diketahui dalam momen upacara peringatan HUT Tulangbawang ke-27 itu dilakukan juga penyerahan penghargaan Satya Lencana Karya Satya kepada 89 orang PNS. Serta pemberian penghargaan kepada 27 orang PNS yang telah memasuki masa purna bakti. (Red)

