Hasil Voli Asian Games 2026: Indonesia Kalah 2-3 dari Thailand dalam Drama 5 Set

Ari
By Ari
8 Menit Baca

Keadilanrakyatnews.com, Jakarta – Timnas voli putra Indonesia harus mengawali perjalanan di Asian Games 2026 dengan kekalahan setelah ditundukkan Thailand dalam pertandingan sengit yang berlangsung hingga lima set. Farhan Halim dan kawan-kawan kalah tipis dengan skor 2-3 dalam laga Pool B di Jepang, Minggu (27/9/2026).

Pertandingan Indonesia melawan Thailand berlangsung di Okazaki Chuo Sogo Park Gymnasium, Aichi, Jepang. Kedua tim terlibat persaingan ketat sejak awal pertandingan sebelum Thailand akhirnya memastikan kemenangan pada set kelima.

Indonesia sebenarnya mampu memberikan perlawanan dan menunjukkan respons setelah kehilangan set pertama. Skuad Merah-Putih berhasil merebut set kedua dan kembali memaksakan pertandingan berlanjut ke set kelima setelah memenangi set keempat.

Namun, Thailand mampu menjaga ketenangan pada fase penentuan. Pertandingan akhirnya ditutup dengan kemenangan Thailand melalui skor set 25-23, 20-25, 25-23, 23-25, dan 25-23. Hasil tersebut membuat Indonesia harus mengawali fase grup dengan kekalahan 2-3.

Hasil Voli Asian Games 2026 Indonesia Kalah 2-3 dari Thailand

Indonesia Kehilangan Set Pertama

Timnas voli putra Indonesia yang ditangani Reidel Toiran belum mampu menampilkan permainan terbaik pada set pertama. Sejumlah kesalahan membuat Thailand memperoleh kesempatan untuk mengembangkan permainan dan menjaga keunggulan.

Salah satu persoalan Indonesia terlihat pada efektivitas blok. Beberapa upaya membendung serangan Thailand belum menghasilkan poin seperti yang diharapkan sehingga lawan dapat mempertahankan tekanan.

Indonesia kemudian berusaha mengejar ketika memasuki fase akhir set pertama. Permainan mulai lebih baik dan selisih angka dapat ditekan. Namun, Thailand sudah lebih dahulu mengumpulkan keunggulan yang cukup untuk mempertahankan posisinya.

Thailand akhirnya mengamankan set pembuka dengan skor 25-23. Indonesia pun harus mengejar ketertinggalan sejak awal pertandingan.

Blok Indonesia Membaik pada Set Kedua

Memasuki set kedua, Indonesia menunjukkan respons yang lebih baik. Permainan blok menjadi salah satu senjata yang mampu menghambat serangan Thailand.

Hendra Kurniawan menjadi salah satu pemain yang memberikan kontribusi dalam pertahanan di depan net. Efektivitas blok Indonesia meningkat sehingga Thailand tidak lagi leluasa memperoleh poin melalui serangan-serangannya.

Selain pertahanan, Indonesia juga mampu memanfaatkan area kosong di lapangan Thailand. Penempatan bola yang tepat membuat skuad Merah-Putih dapat memberikan tekanan secara berulang.

Indonesia kemudian mampu menjaga keunggulan hingga penghujung set. Permainan yang lebih konsisten membawa Farhan Halim dkk. merebut set kedua dengan skor 25-20.

Kemenangan pada set tersebut membuat kedudukan berubah menjadi 1-1. Indonesia pun kembali memiliki peluang untuk mengendalikan pertandingan.

Indonesia Sempat Unggul 18-13

Momentum positif berlanjut pada set ketiga. Indonesia mampu menjaga ritme permainan dan bahkan sempat unggul cukup jauh dengan skor 18-13.

Keunggulan tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk berusaha merebut set ketiga. Namun, situasi berubah ketika beberapa kesalahan mulai dilakukan oleh skuad Merah-Putih.

Thailand memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkecil ketertinggalan. Beberapa serangan dan upaya blok Indonesia, termasuk yang dilakukan Fauzan Nibras, belum berjalan efektif sehingga Thailand semakin percaya diri mengejar.

Thailand akhirnya mampu membalikkan keadaan. Dari posisi tertinggal, mereka berbalik unggul 23-22 pada fase akhir set ketiga.

Indonesia tidak berhasil menghentikan momentum tersebut. Thailand kemudian menutup set ketiga dengan skor 25-23 dan kembali unggul 2-1.

Kondisi itu membuat Indonesia berada dalam posisi harus memenangkan set keempat untuk menjaga peluang membawa pertandingan menuju set penentuan.

Indonesia Paksa Set Kelima

Set keempat berlangsung dengan persaingan yang sangat ketat. Kedua tim saling mengejar dan perbedaan angka tidak pernah terlalu jauh.

Ketegangan semakin terasa ketika skor mencapai 17-17. Indonesia kemudian mampu memperoleh sejumlah poin penting dan perlahan membangun keunggulan.

Pada kedudukan 20-19, servis Boy Arnez Arabi menyentuh net sebelum jatuh di area permainan Thailand. Poin tersebut membuat Indonesia memperlebar keunggulan menjadi 21-19.

Indonesia kemudian memanfaatkan serangan cepat untuk kembali mendapatkan poin. Thailand tetap memberikan tekanan dan terus menempel hingga kedudukan mencapai 24-23.

Indonesia akhirnya mampu menyelesaikan set keempat setelah servis Thailand membentur net. Set berakhir 25-23 untuk Indonesia dan kedudukan berubah menjadi 2-2.

Hasil tersebut membuat pertandingan harus ditentukan melalui set kelima atau set penentuan. Kedua tim kembali memiliki peluang yang sama untuk mengamankan kemenangan.

Thailand Unggul 3-0 di Awal Set Kelima

Indonesia justru mengawali set kelima dengan kurang baik. Thailand langsung memperoleh keunggulan 3-0 sehingga Reidel Toiran harus mengambil timeout untuk menghentikan momentum lawan.

Indonesia sempat memperkecil jarak menjadi 2-4. Namun, Thailand kembali memperlebar keunggulan setelah mampu meningkatkan tempo permainan.

Tekanan Thailand juga membuat pertahanan Indonesia kesulitan. Kelemahan blok dan pertahanan belakang dimanfaatkan untuk memperoleh sejumlah poin. Thailand kemudian memimpin 9-4.

Indonesia tidak menyerah dan mulai memberikan perlawanan lebih agresif. Perlahan selisih angka dipangkas hingga kedudukan berubah menjadi 8-11.

Drama pada Poin-Poin Akhir

Persaingan semakin ketat ketika Indonesia mulai mendekati perolehan angka Thailand. Service ace Farhan Halim membuat Indonesia semakin dekat dengan skor 11-12.

Momentum kemudian kembali berpihak kepada Indonesia. Skuad Merah-Putih berhasil menyamakan kedudukan menjadi 13-13 sehingga pertandingan kembali terbuka.

Thailand mendapatkan kesempatan untuk mengakhiri pertandingan ketika spike keras Napadet tidak mampu dikendalikan pertahanan Indonesia. Namun, blok Hendra Kurniawan mampu menjaga peluang Indonesia dan membuat skor menjadi 14-14.

Set kelima kemudian terus berlangsung dengan selisih angka yang sangat tipis. Kedua tim sama-sama berusaha mencari dua poin terakhir yang dibutuhkan untuk memastikan kemenangan.

Indonesia dan Thailand akhirnya mencapai kedudukan 23-23. Pada situasi tersebut, kesalahan kecil dapat menentukan hasil pertandingan.

Thailand mampu memanfaatkan dua poin berikutnya. Mereka merebut dua angka terakhir dan menutup set kelima dengan skor 25-23.

Dengan hasil tersebut, Thailand memenangkan pertandingan dengan skor akhir 3-2 setelah melalui lima set, sedangkan Indonesia harus menerima kekalahan pada laga pembuka Pool B Asian Games 2026.

Indonesia Masih Punya Dua Laga Grup

Kekalahan dari Thailand menjadi hasil pertama Indonesia dalam fase grup voli putra Asian Games 2026. Berdasarkan jadwal pertandingan Pool B, Indonesia masih akan menghadapi Kirgistan dan Iran pada dua pertandingan berikutnya.

Indonesia dijadwalkan bertemu Kirgistan pada Senin (28/9/2026). Setelah itu, pertandingan terakhir fase grup akan mempertemukan Indonesia dengan Iran pada Selasa (29/9/2026).

Dengan demikian, perjalanan Indonesia di Pool B belum berakhir meski harus kehilangan poin dari pertandingan melawan Thailand. Farhan Halim dkk. masih memiliki dua pertandingan untuk memperbaiki posisi di klasemen dan menjaga peluang melanjutkan perjalanan di Asian Games 2026.

Hasil melawan Thailand juga menjadi evaluasi bagi tim asuhan Reidel Toiran, terutama setelah Indonesia sempat unggul pada set ketiga tetapi kemudian kehilangan momentum. Kemampuan menjaga konsistensi permainan hingga poin-poin akhir akan menjadi bagian penting dalam dua pertandingan berikutnya.

Pertandingan Indonesia melawan Kirgistan dijadwalkan berlangsung pada 28 September, sebelum skuad Merah-Putih menutup fase grup dengan menghadapi Iran sehari setelahnya. (Red)

Bagikan Artikel ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with