Keadilanrakyatnews.com, Jakarta – Apple resmi memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dalam acara “Surprise and Shine” yang digelar di Steve Jobs Theater, Apple Park, Cupertino, Amerika Serikat, pada Rabu (9/9/2026) waktu setempat atau Kamis (10/9/2026) dini hari WIB. Kedua perangkat ini menjadi penerus langsung iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max yang dirilis pada tahun sebelumnya.
Apple membawa sejumlah pembaruan signifikan pada generasi terbaru ini, mencakup chipset baru, sistem kamera dengan variable aperture, peningkatan layar, serta ketahanan baterai yang lebih baik.
CEO Apple John Ternus menekankan bahwa iPhone 18 Pro dirancang untuk memaksimalkan kemampuan Apple Intelligence. “Anda mendapatkan akses ke model fondasi Apple terbaru kami, termasuk model on-device paling canggih yang pernah kami buat,” ujar Ternus dalam keynote perdananya sebagai CEO.
Secara hierarki, kedua model ini masih menempati posisi tertinggi dalam jajaran iPhone konvensional Apple. Perbedaan utama antara iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max terletak pada ukuran layar, dimensi bodi, kapasitas baterai, bobot, serta sejumlah aspek praktis penggunaan sehari-hari. Berikut perbandingan spesifikasi dan fitur keduanya secara lebih mendalam.

Layar dan Desain
iPhone 18 Pro mengusung layar Super Retina XDR berukuran 6,3 inci, sementara iPhone 18 Pro Max hadir dengan panel yang lebih luas berukuran 6,9 inci. Kedua model dilengkapi teknologi ProMotion yang mendukung refresh rate adaptif hingga 120 Hz serta fitur Always-On display.
Dari sisi dimensi, iPhone 18 Pro memiliki ukuran 150,0 mm x 71,9 mm x 8,75 mm dengan bobot 211 gram. iPhone 18 Pro Max lebih besar, yakni 163,4 mm x 78,0 mm x 8,75 mm, dan lebih berat di angka 249 gram. Kedua perangkat menggunakan konstruksi aluminium unibody yang sama.
Pilihan warna yang tersedia untuk keduanya identik, yaitu Black, Silver, Glacier, dan Burgundy. Desain keseluruhan masih mempertahankan elemen khas iPhone Pro series, termasuk Dynamic Island yang menjadi rumah bagi Face ID.
Performa Chip A20 Pro
Baik iPhone 18 Pro maupun iPhone 18 Pro Max ditenagai chip A20 Pro yang diproduksi dengan proses fabrikasi 2 nm. Chip ini menggantikan A19 Pro yang digunakan pada seri sebelumnya. Apple mengklaim peningkatan kecepatan CPU sebesar 20 persen, performa GPU 40 persen lebih cepat, serta Neural Engine yang dua kali lebih andal dibandingkan generasi sebelumnya.
Kedua model sama-sama dibekali CPU 6 inti dan GPU 7 inti. Kapasitas RAM juga identik, yakni 12 GB, berdasarkan informasi yang dikonfirmasi dari Xcode 27. Peningkatan performa ini dirancang untuk mendukung fitur-fitur Apple Intelligence yang semakin canggih, termasuk model on-device yang lebih powerful.
Bagi pengguna yang mengandalkan multitasking berat, editing video, atau aplikasi berbasis kecerdasan buatan, chip A20 Pro diharapkan memberikan pengalaman yang lebih mulus dan efisien dalam pengelolaan daya.
Sistem Kamera dengan Variable Aperture
Sektor kamera menjadi salah satu sorotan utama. Kedua model mengusung sistem tiga kamera belakang yang identik, yaitu kamera utama 48 MP, kamera ultrawide 48 MP, dan kamera telefoto 48 MP. Kamera depan (selfie) berkapasitas 18 MP.
Fitur unggulan yang hadir pada keduanya adalah variable aperture. Teknologi ini memungkinkan bukaan lensa menyesuaikan diri secara otomatis dengan kondisi pencahayaan. Di lingkungan yang lebih gelap, aperture akan terbuka lebih lebar sehingga kamera mampu menangkap sekitar 50 persen cahaya lebih banyak. Hasilnya adalah foto yang lebih terang dengan detail dan dynamic range yang lebih baik.
Pengguna juga mendapatkan fitur “Pro Controls” yang memungkinkan pengaturan manual berbagai parameter kamera, termasuk white balance, histogram, aperture, dan shutter speed. Kemampuan zoom optik yang didukung mencakup 0,5x, 1x, 2x, 4x, hingga 8x. Perekaman video mendukung resolusi 4K pada 120 fps dengan Dolby Vision.
Kesamaan spesifikasi kamera ini membuat perbedaan antara kedua model lebih banyak dipengaruhi oleh faktor ukuran layar dan stabilitas saat menggenggam, terutama untuk penggunaan fotografi dan videografi jarak jauh.
Baterai dan Pengisian Daya
Apple tidak secara langsung mengumumkan kapasitas baterai dalam keynote. Namun, data label energi untuk pasar Uni Eropa mengungkapkan bahwa iPhone 18 Pro dibekali baterai 4.056 mAh, meningkat sekitar 1,7 persen dari 3.988 mAh pada iPhone 17 Pro.
Peningkatan yang lebih signifikan hadir pada iPhone 18 Pro Max. Perangkat ini mengusung baterai 5.391 mAh, atau naik sekitar 11,7 persen dari 4.823 mAh pada iPhone 17 Pro Max.
Dalam hal ketahanan baterai, iPhone 18 Pro diklaim mampu memutar video hingga 36 jam, sedangkan iPhone 18 Pro Max mencapai 45 jam. Untuk penggunaan harian, iPhone 18 Pro dapat bertahan hingga 24 jam, sementara iPhone 18 Pro Max mencapai 30 jam dalam sekali pengisian daya.
Kecepatan pengisian juga ditingkatkan. Apple mengklaim baterai dapat terisi 50 persen dalam sekitar 15 menit melalui kabel. Bahkan, pengisian selama lima menit diklaim cukup untuk mendukung pemutaran video hingga enam jam. Fitur ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang sering berpergian atau memiliki waktu terbatas untuk mengisi daya.
Penyimpanan, Konektivitas, dan Sistem Operasi
Kedua model tersedia dalam pilihan kapasitas penyimpanan 256 GB, 512 GB, 1 TB, dan hingga 2 TB. Opsi 2 TB memberikan ruang yang sangat luas bagi pengguna yang menyimpan banyak foto, video 4K, atau file profesional.
Dari sisi konektivitas, keduanya mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6, 5G, NFC, Ultra Wideband, dan konektivitas satelit. Sistem operasi yang digunakan adalah iOS 27, yang membawa optimalisasi untuk Apple Intelligence serta berbagai fitur baru.
Keamanan tetap mengandalkan Face ID yang terintegrasi melalui Dynamic Island.

Harga dan Pilihan yang Tepat
iPhone 18 Pro dibanderol mulai 1.199 dollar AS atau sekitar Rp 20,9 juta untuk kapasitas 256 GB. Sementara iPhone 18 Pro Max dijual mulai 1.299 dollar AS atau sekitar Rp 22,6 juta. Belum ada informasi resmi mengenai harga dan jadwal penjualan di Indonesia.
Perbedaan harga sekitar 100 dollar AS terutama mencerminkan ukuran layar yang lebih besar, kapasitas baterai yang jauh lebih tinggi, serta bobot dan dimensi yang lebih besar pada Pro Max.
Bagi pengguna yang mengutamakan portabilitas, kenyamanan satu tangan, dan masih menginginkan performa flagship, iPhone 18 Pro menjadi pilihan yang lebih seimbang. Sementara itu, iPhone 18 Pro Max cocok bagi mereka yang membutuhkan layar lebih luas untuk konsumsi konten, produktivitas, atau editing, serta menginginkan ketahanan baterai maksimal.
Kedua perangkat sama-sama menghadirkan chip A20 Pro, sistem kamera dengan variable aperture, RAM 12 GB, dan dukungan penyimpanan hingga 2 TB. Perbedaan utama tetap berpusat pada ukuran, baterai, dan pengalaman genggam sehari-hari.
Dengan pembaruan yang dibawa Apple pada generasi ini, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max memperkuat posisi mereka sebagai perangkat kelas atas yang dirancang untuk mendukung kebutuhan pengguna profesional maupun konsumen yang menginginkan pengalaman flagship terbaik saat ini. (*)