Cara Merawat Sepeda MTB Setelah Gowes, Jangan Langsung Disimpan

Ari
By Ari
15 Menit Baca

Langkah pertama setelah gowes adalah menghilangkan kotoran kasar yang menempel. Jika sepeda terkena lumpur, jangan langsung gosok dengan kain kering—butiran tanah bisa membuat permukaan frame tergores.

Gunakan air secukupnya untuk membantu melonggarkan tanah dan lumpur. Setelah kotoran kasar terlepas, baru lanjutkan pencucian. Jika memakai air bertekanan, jangan arahkan tekanan tinggi langsung ke area bearing, hub, bottom bracket, headset, atau bagian lain yang punya seal. Tekanan terlalu kuat berpotensi mendorong air dan kotoran masuk ke area yang seharusnya terlindungi.

Cuci Frame Sepeda dengan Cara yang Aman

Setelah kotoran kasar berkurang, cuci frame memakai air dan cairan pembersih yang sesuai. Gunakan spons atau kain lembut untuk membersihkan bagian atas, bawah, dan area yang sulit dijangkau.

Perhatikan bagian bawah frame karena biasanya lebih banyak terkena cipratan tanah. Area sekitar dropout, fork, dan belakang frame juga perlu diperiksa. Jangan lupa bilas sisa sabun. Sisa cairan yang mengering bisa meninggalkan noda dan membuat permukaan kusam.

Bersihkan Rantai dan Drivetrain

Drivetrain termasuk bagian paling mudah kotor setelah sepeda MTB dipakai di jalur tanah. Rantai, cassette, chainring, jockey wheel, dan derailleur bisa penuh debu serta lumpur.

Untuk kotoran ringan, gunakan sikat dan cairan pembersih yang sesuai. Jika rantai sudah sangat kotor, degreaser bisa dipakai sesuai petunjuk produk. Setelah pembersihan selesai, pastikan rantai benar-benar kering sebelum diberi pelumas. Jangan langsung melumasi rantai yang masih basah dan penuh sisa cairan pembersih.

Keringkan Sepeda dengan Benar

Setelah dicuci, proses pengeringan tidak kalah penting. Gunakan kain bersih untuk mengeringkan frame dan komponen yang mudah dijangkau. Untuk bagian yang sulit dijangkau, gerakkan sepeda perlahan agar sisa air keluar dari celah tertentu, lalu lap kembali.

Jangan langsung simpan sepeda dalam kondisi masih basah. Kelembapan yang tertinggal lama meningkatkan risiko korosi pada komponen logam tertentu.

Periksa Kondisi Rantai Setelah Dibersihkan

Setelah rantai bersih dan kering, periksa kondisinya. Putar pedal perlahan dan perhatikan apakah rantai bergerak lancar. Jika terasa kasar, berbunyi berlebihan, atau perpindahan gear tidak normal, jangan abaikan. Bisa jadi masalah pada kebersihan drivetrain, pelumasan, atau penyetelan sistem gigi.

Setelah bersih dan kering, berikan pelumas khusus rantai sepeda secukupnya. Hindari pelumas berlebihan karena justru mudah menangkap debu.

Cek Tekanan Ban

Bagikan Artikel ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with