Keadilanrakyatnews.com, Beijing – Beijing Hyundai, perusahaan patungan Hyundai Motor di China, resmi meluncurkan Hyundai Ioniq V. Sedan listrik berukuran sedang ini ditawarkan dengan harga yang cukup kompetitif di pasar China, mulai dari kisaran Rp 260 jutaan untuk varian entry-level pada periode penawaran khusus.
Ioniq V tersedia dalam lima varian. Harga penawaran khusus (waktu terbatas) berkisar antara 99.900 yuan (sekitar Rp 260 jutaan) hingga 131.900 yuan (sekitar Rp 350 jutaan). Sementara harga eceran yang disarankan berada di kisaran 109.900 yuan (sekitar Rp 290 jutaan) hingga 139.900 yuan (sekitar Rp 370 jutaan).
Pada periode peluncuran, konsumen mendapatkan potongan harga sebesar 8.000 yuan hingga 10.000 yuan, tergantung varian yang dipilih. Harga ini lebih rendah dibandingkan periode pre-sale sebelumnya.

Perjalanan Menuju Peluncuran Resmi
Beijing Hyundai sebelumnya sudah membuka pre-sale Ioniq V di Chengdu Auto Show pada Agustus 2026. Saat itu, harga terendah yang ditawarkan mencapai 119.900 yuan (sekitar Rp 320 jutaan). Pada peluncuran resmi ini, perusahaan menambahkan dua varian baru, yaitu entry-level 540 Pro dan long-range 650 Max.
Penambahan varian entry-level serta diskon terbatas membuat harga awal Ioniq V turun sekitar 20.000 yuan dibandingkan harga terendah saat masa pemesanan sebelumnya. Langkah ini menunjukkan strategi Beijing Hyundai untuk memperkuat daya saing di segmen sedan listrik yang sangat kompetitif di China.
Ioniq V merupakan model produksi pertama sejak Hyundai memperkenalkan merek Ioniq secara khusus di pasar China tahun ini. Mobil ini dikembangkan di bawah arahan pusat desain Hyundai di China dan dirancang dengan mempertimbangkan preferensi konsumen setempat, sekaligus ditujukan untuk potensi pasar lainnya.
Model produksi ini merupakan pengembangan dari Venus Concept yang sebelumnya diperkenalkan di Beijing Auto Show pada April 2026.
Desain dan Dimensi
Hyundai Ioniq V mengusung desain fastback modern dengan pintu frameless. Dimensi mobil ini tercatat memiliki panjang 4.900 mm, lebar 1.890 mm, dan tinggi 1.470 mm, dengan jarak sumbu roda (wheelbase) mencapai 2.900 mm.
Proporsi tersebut menempatkan Ioniq V di kelas sedan menengah yang menawarkan ruang kabin cukup lega. Desain fastback memberikan kesan sporty sekaligus aerodinamis, sesuai dengan tren sedan listrik masa kini.
Sebagai produk yang dirancang khusus dengan masukan dari pusat desain di China, Ioniq V diharapkan mampu menarik perhatian konsumen yang mengutamakan tampilan modern dan proporsi yang seimbang.
Platform, Tenaga, dan Pengisian Daya
Ioniq V dibangun di atas platform E-GMP (Electric Global Modular Platform) milik Hyundai. Platform ini sudah digunakan pada sejumlah model listrik global Hyundai dan Kia, dikenal karena efisiensi dan kemampuan pengisian daya yang baik.
Mobil ini ditawarkan dalam konfigurasi motor tunggal dengan dua pilihan tenaga puncak, yaitu 140 kW dan 168 kW. Kedua varian mendukung pengisian daya cepat dengan arsitektur 800 volt, yang memungkinkan pengisian ulang dalam waktu lebih singkat dibandingkan sistem 400 volt konvensional.
Dukungan 800 volt menjadi salah satu keunggulan teknis yang membedakan Ioniq V dari sebagian pesaing di kelas harga serupa.
Baterai dan Jarak Tempuh
Hyundai Ioniq V menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) yang dipasok oleh CATL. Tersedia dua pilihan kapasitas baterai, yaitu 53,48 kWh dan 66,85 kWh.
Berdasarkan standar CLTC, varian dengan baterai lebih kecil menawarkan jarak tempuh hingga 540 km, sementara varian baterai lebih besar mampu mencapai 650 km. Pilihan ini memberikan fleksibilitas bagi konsumen sesuai kebutuhan mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh.
Penggunaan baterai LFP dari CATL juga sejalan dengan tren di pasar China yang mengutamakan daya tahan siklus, keamanan, dan biaya yang lebih terkendali dibandingkan kimia baterai NMC.
Kabin dan Teknologi
Di bagian kabin, Ioniq V dilengkapi layar berukuran 27 inci beresolusi 4K yang menjadi pusat sistem infotainment. Layar besar ini didukung oleh chip Qualcomm Snapdragon 8295P, salah satu prosesor terdepan untuk sistem infotainment otomotif saat ini.
Fitur head-up display (HUD) juga tersedia untuk menampilkan informasi penting di depan pengemudi. Sistem infotainment mengintegrasikan model kecerdasan buatan lokal China, termasuk Ernie Bot dari Baidu dan Doubao dari ByteDance. Integrasi AI lokal ini memudahkan pengguna dalam berinteraksi dengan sistem menggunakan bahasa dan layanan yang familiar di pasar setempat.
Sistem Bantuan Pengemudi
Untuk fitur bantuan pengemudi, Ioniq V menawarkan sistem Level 2+ yang dikembangkan bersama Momenta. Fitur yang tersedia mencakup bantuan navigasi di jalan tol (highway navigation assist), bantuan navigasi berbasis memori untuk area perkotaan, serta bantuan parkir.
Kombinasi sistem L2+ ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan keamanan berkendara, terutama di kondisi lalu lintas China yang padat dan kompleks.
Posisi di Pasar dan Prospek
Kehadiran Hyundai Ioniq V menandai langkah serius Hyundai dalam memperkuat posisi di pasar mobil listrik China melalui merek Ioniq. Dengan harga yang agresif, jarak tempuh kompetitif, dukungan pengisian 800 volt, serta fitur teknologi lokal, Ioniq V mencoba menawarkan alternatif di segmen sedan listrik menengah.
Persaingan di segmen ini sangat ketat dengan kehadiran banyak merek lokal yang menawarkan spesifikasi tinggi dengan harga kompetitif. Strategi harga peluncuran yang lebih rendah dari periode pre-sale menunjukkan upaya Beijing Hyundai untuk menarik perhatian konsumen sejak awal.
Hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai kemungkinan Ioniq V dipasarkan di luar China, termasuk di Indonesia. Namun, kehadirannya memberikan gambaran mengenai arah produk listrik Hyundai yang semakin disesuaikan dengan kebutuhan pasar regional.
Dengan spesifikasi yang solid dan harga yang relatif terjangkau di pasar China, Hyundai Ioniq V menjadi salah satu model yang layak dicermati dalam peta persaingan sedan listrik di Asia. (*)