Panduan Lengkap Cek Data Desil di Kemensos dan BPS, Tanpa Perlu Install Aplikasi

Ari
By Ari
6 Menit Baca

Keadilanrakyatnews.com – Mengecek data desil tidak harus dilakukan melalui aplikasi. Warga yang tidak ingin mengunduh aplikasi Cek Bansos tetap dapat melakukan pengecekan langsung melalui browser di telepon seluler maupun laptop menggunakan laman resmi milik Kementerian Sosial dan Badan Pusat Statistik.

Pengecekan data desil secara berkala menjadi penting karena angka desil menentukan kelayakan seseorang menerima berbagai bantuan sosial dari pemerintah. Belakangan, banyak warga, khususnya di Jakarta, yang baru menyadari bahwa data desil mereka tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya.

Ada warga berpenghasilan rendah yang tercatat di desil 6 hingga 10, bahkan terdapat warga yang tinggal di kolong tol sama sekali tidak tercatat dalam data desil dan belum pernah menerima bantuan sosial apa pun.

Cek Data Desil di Kemensos dan BPS

Apa Itu Desil dan Mengapa Penting?

Desil merupakan pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi, mulai dari desil 1 (paling rendah) hingga desil 10 (paling tinggi). Data ini digunakan pemerintah sebagai dasar penyaluran program bantuan sosial.

Warga yang masuk dalam desil 1 hingga 4 berhak mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako. Sementara itu, warga di desil 1 hingga 5 berhak atas BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) serta sejumlah program kesejahteraan sosial lainnya.

Karena itu, ketidaksesuaian data desil dapat membuat warga yang sebenarnya berhak menerima bantuan justru terlewat, atau sebaliknya. Pengecekan mandiri menjadi langkah awal yang sangat dianjurkan.

Cara Cek Desil lewat Website Kemensos

Cara pengecekan melalui laman Kementerian Sosial relatif praktis karena tidak memerlukan pendaftaran akun terlebih dahulu. Cukup siapkan nama lengkap dan data wilayah sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka browser di telepon seluler atau laptop
  • Kunjungi laman resmi cekbansos.kemensos.go.id
  • Pilih secara berurutan provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan sesuai data KTP
  • Masukkan nama lengkap sesuai KTP
  • Isi kode captcha yang muncul di layar. Ketuk atau klik tombol “Cari Data”.

Setelah itu, sistem akan menampilkan data desil beserta status penerimaan bantuan sosial yang tercatat atas nama tersebut.

Proses ini biasanya hanya memakan waktu beberapa detik jika koneksi internet stabil.

Cara Cek Desil lewat Website BPS

Selain melalui laman Kemensos, pengecekan desil juga dapat dilakukan melalui laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS) menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Metode ini juga tidak memerlukan login akun.

Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Buka browser di perangkat yang digunakan, baik hp atau laptop.
  • Kunjungi laman dtsen-form.bps.go.id
  • Masukkan NIK sesuai KTP. Ketik kode verifikasi (captcha) yang tersedia
  • Klik tombol “Cek Desil”. Masukkan tanggal lahir sesuai data kependudukan
  • Klik “Cek Data” untuk menampilkan hasilnya.
  • Data desil akan muncul setelah semua informasi diisi dengan benar

Metode ini cocok bagi warga yang ingin melakukan pengecekan berdasarkan NIK secara langsung.

Apa yang Harus Dilakukan jika Data Tidak Sesuai?

Jika hasil pengecekan menunjukkan data desil yang tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya, warga dapat mengajukan pembaruan data. Proses pengajuan pembaruan saat ini dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Google Play Store.

Setelah masuk ke aplikasi, pilih opsi “Usulkan Pembaruan” dan ikuti petunjuk yang tersedia. Selanjutnya, petugas Pendamping Sosial akan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kebenaran data yang diajukan.

Menteri Sosial Syaifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul mengakui bahwa data yang ada saat ini belum sepenuhnya akurat. Ia mendorong masyarakat untuk aktif melakukan pengecekan dan melaporkan ketidaksesuaian.

“Warga boleh menyanggah, tidak setuju,” ujar Gus Ipul.

Sikap terbuka dari Kementerian Sosial ini memberikan ruang bagi warga untuk memperbaiki data agar bantuan sosial tepat sasaran.

Tips Agar Pengecekan Berhasil

Agar proses pengecekan berjalan lancar, pastikan nama lengkap dan data wilayah ditulis sesuai dengan yang tertera di KTP. Perbedaan ejaan atau kesalahan pemilihan wilayah sering menjadi penyebab data tidak ditemukan.

Gunakan koneksi internet yang stabil dan pastikan kode captcha diisi dengan benar. Jika data tidak muncul di salah satu laman, coba ulangi melalui laman lainnya (Kemensos atau BPS) sebagai pembanding.

Lakukan pengecekan secara berkala, terutama menjelang periode penyaluran bantuan sosial, karena data dapat mengalami pembaruan dari waktu ke waktu.

Manfaat Pengecekan Mandiri

Dengan melakukan pengecekan mandiri melalui website, warga tidak perlu menunggu informasi dari pihak lain atau datang langsung ke kantor dinas terkait untuk sekadar mengetahui status desil. Proses yang cepat dan dapat dilakukan dari rumah ini diharapkan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga akurasi data.

Akurasi data desil sangat berpengaruh terhadap efektivitas program bantuan sosial. Semakin tepat data yang digunakan, semakin besar peluang bantuan sampai kepada warga yang benar-benar membutuhkan.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak ragu melakukan pengecekan dan segera mengajukan pembaruan jika menemukan ketidaksesuaian. Langkah kecil ini dapat membantu memastikan hak atas bantuan sosial tidak terlewatkan.

Pengecekan desil melalui website resmi Kemensos dan BPS merupakan cara praktis yang bisa dilakukan kapan saja dari HP maupun laptop. Dengan langkah yang sederhana dan tanpa perlu mengunduh aplikasi, warga memiliki kontrol lebih besar terhadap data kesejahteraan mereka sendiri. (*)

Bagikan Artikel ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with