Cristian Romero: Messi yang Memilih Saya Untuk Kapten Timnas Argentina

Ari
By Ari
6 Menit Baca

Keadilanrakyatnews.com, Jakarta – Cristian Romero mengungkapkan bahwa Lionel Messi ikut menentukan penunjukannya sebagai kapten baru Timnas Argentina. Romero menggantikan Messi setelah sang megabintang memutuskan pensiun dari sepak bola internasional pada akhir Agustus 2026.

Bek Atletico Madrid itu dipercaya menjadi penerus Messi melalui keputusan bersama pelatih Lionel Scaloni dan kapten sebelumnya. Bagi Romero, penunjukan tersebut memiliki arti khusus karena datang langsung dari pemain yang ia hormati selama bertahun-tahun.

“Dia (Messi) memilih saya menjadi kapten tim nasional, dan bagi saya, itu adalah tanggung jawab yang besar,” kata Romero sebagaimana dikutip dari A Bola. “Fakta bahwa dia melakukannya (memilih kapten) bersama dengan pelatih sungguh luar biasa.”

Cristian Romero

Belajar dari Gaya Kepemimpinan Messi

Romero sudah beberapa tahun menjadi rekan Messi di Timnas Argentina. Selama periode tersebut, ia mengaku banyak belajar dari sikap La Pulga ketika memimpin rekan-rekannya di lapangan maupun di luar lapangan.

“Saya belajar banyak darinya. Dia selalu memimpin dengan cara yang tidak pernah menempatkan dirinya di atas orang lain,” tutur Romero.

Salah satu momen yang paling membekas baginya adalah sikap Messi setelah Argentina mengalahkan Inggris. Romero mengaku selalu merasa emosional setiap kali menonton ulang video momen tersebut.

“Saya selalu merasa emosional saat menonton video kemenangan kami atas Inggris, di mana seluruh dunia bersorak untuknya tetapi dia justru menunjuk ke arah tim. Bagi saya, dia adalah pesepak bola terhebat sepanjang masa dan, selain itu, sosok pribadi yang luar biasa,” terang Romero.

Gaya kepemimpinan Messi yang rendah hati dan selalu mengedepankan kolektivitas menjadi acuan bagi Romero dalam menjalankan peran kapten ke depan. Ia berencana membawa nilai-nilai tersebut ke dalam cara memimpin skuad Albiceleste.

Rasa Kehilangan di Pemusatan Latihan

Di balik kebanggaan mendapat kepercayaan dari Messi, Romero juga merasakan kehilangan yang cukup dalam. Ia mengaku suasana pemusatan latihan terasa berbeda tanpa kehadiran sang mantan kapten.

“Aneh rasanya dia tidak ada di sini selama jeda internasional,” tambah bek yang pernah memperkuat Atalanta tersebut. “Hal ini pasti akan terjadi suatu saat nanti, tetapi saya tidak pernah membayangkan bahwa ketidakhadirannya akan begitu terasa.”

Romero bahkan menyampaikan penyesalan pribadi kepada Messi. “Saya mengatakan kepadanya bahwa saya menyesal tidak lebih banyak menunjukkan kasih sayang yang selama ini saya miliki untuknya. Dia akan sangat dirindukan, jauh melebihi dugaan orang-orang,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut menggambarkan betapa besar pengaruh Messi tidak hanya sebagai pemain, tetapi juga sebagai sosok pemimpin dan figur yang menyatukan tim.

Laga Perpisahan Messi

Meskipun sudah resmi pensiun dari Timnas Argentina, Lionel Messi masih dijadwalkan tampil dalam satu pertandingan terakhir bersama La Albiceleste. Argentina akan menjamu Benin di Stadion Monumental, Buenos Aires, pada Selasa (6/10/2026) waktu setempat.

Pertandingan tersebut menjadi agenda perpisahan Messi setelah lebih dari dua dekade membela tim nasional. Dalam laga terakhirnya itu, Messi dijadwalkan mengenakan jersey khusus dengan sentuhan warna emas serta logo khas pada bagian apparel.

Laga perpisahan ini diharapkan menjadi momen emosional bagi para pendukung Argentina. Messi akan meninggalkan panggung internasional dengan warisan yang sangat kaya, termasuk gelar Piala Dunia 2022 dan sejumlah trofi Copa America.

Transisi Kepemimpinan di Timnas Argentina

Penunjukan Cristian Romero sebagai kapten menandai dimulainya era baru bagi Timnas Argentina. Setelah bertahun-tahun berada di bawah kepemimpinan Messi, skuad Albiceleste kini memasuki fase transisi yang menuntut adaptasi dari seluruh pemain dan staf pelatih.

Romero dikenal sebagai bek tengah yang agresif, komunikatif, dan memiliki karakter kuat di lapangan. Sifat-sifat tersebut menjadi salah satu alasan mengapa ia dipercaya meneruskan estafet kepemimpinan.

Keputusan Messi untuk terlibat langsung dalam pemilihan kapten baru juga menunjukkan perhatiannya terhadap kelangsungan tim setelah kepulangannya. Ia tidak hanya meninggalkan warisan prestasi, tetapi juga memastikan transisi kepemimpinan berjalan dengan baik.

Tantangan di Depan Mata

Sebagai kapten baru, Romero menghadapi tantangan untuk menjaga soliditas dan semangat juang yang sudah dibangun selama era Messi. Argentina masih memiliki skuad berkualitas dengan campuran pemain berpengalaman dan talenta muda.

Romero diharapkan mampu menjadi penghubung antara generasi yang pernah bermain bersama Messi dengan pemain-pemain yang akan menjadi tulang punggung tim di masa depan. Pengalamannya bermain di level klub Eropa dan konsistensinya di tim nasional menjadi modal penting.

Bagi para pendukung Argentina, era pasca-Messi memang terasa berbeda. Namun, penunjukan Romero yang mendapat restu langsung dari Messi memberikan rasa optimisme bahwa nilai-nilai kepemimpinan yang selama ini dijunjung tinggi tetap akan dilanjutkan.

Dengan tanggung jawab besar di pundaknya, Cristian Romero kini memulai babak baru dalam karier internasionalnya. Ia tidak hanya berperan sebagai pemain, tetapi juga sebagai pemimpin yang dipilih langsung oleh sosok yang ia sebut sebagai pesepak bola terhebat sepanjang masa. (*)

Bagikan Artikel ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with