Keadilanrakyatnews.com, Jakarta – Asian Games Aichi-Nagoya 2026 memasuki hari terakhir pada Minggu, 4 Oktober 2026. Setelah rangkaian pertandingan dari berbagai cabang olahraga selama beberapa pekan, ajang olahraga terbesar di Asia tersebut akan ditutup melalui upacara penutupan atau closing ceremony di Jepang.
Closing ceremony dijadwalkan berlangsung di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Nagoya, Prefektur Aichi. Acara dimulai pukul 18.00 waktu Jepang atau 16.00 WIB dan diperkirakan berlangsung hingga pukul 19.30 waktu setempat atau 17.30 WIB.
Masyarakat Indonesia dapat menyaksikan upacara penutupan melalui siaran televisi TVRI Nasional dan TVRI Sport. Tayangan juga tersedia melalui platform digital, termasuk Vidio dan kanal YouTube RANS Entertainment.
Jadwal Closing Ceremony Asian Games 2026
Upacara penutupan menjadi penanda berakhirnya Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Acara ini digelar setelah seluruh pertandingan cabang olahraga selesai, termasuk sejumlah final yang masih berlangsung pada hari terakhir.
Bagi penonton di Indonesia, berikut jadwal yang perlu diperhatikan. Hari dan tanggal: Minggu, 4 Oktober 2026. Lokasi: Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Jepang. Waktu Jepang: pukul 18.00–19.30. Waktu Indonesia Barat (WIB): pukul 16.00–17.30. Siaran televisi: TVRI Nasional dan TVRI Sport. Live streaming: Vidio dan YouTube RANS Entertainment.
Jepang berada dua jam lebih cepat daripada wilayah Indonesia bagian barat. Karena itu, penonton di WIB dapat mulai menyaksikan acara pada pukul 16.00. Untuk wilayah WITA, jadwalnya menjadi pukul 17.00–18.30, sedangkan di WIT berlangsung pukul 18.00–19.30.

Cara Menonton dari Indonesia
Penonton yang ingin mengikuti acara melalui televisi dapat mencari siaran TVRI Nasional atau TVRI Sport sesuai ketersediaan saluran di wilayah masing-masing. Kedua kanal tersebut digunakan untuk menayangkan Asian Games 2026 di Indonesia.
Bagi yang lebih nyaman menggunakan ponsel, tablet, atau laptop, alternatifnya adalah layanan streaming Vidio dan kanal YouTube RANS Entertainment. Ketersediaan tayangan mengikuti jadwal dan hak siar masing-masing platform. Disarankan membuka kanal resmi atau halaman jadwal terkait untuk memastikan tayangan upacara penutupan tersedia tepat waktu.
Kerja sama TVRI dan RANS Entertainment sebelumnya diumumkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap Asian Games 2026. Melalui kolaborasi tersebut, perjuangan atlet Indonesia dapat diikuti lewat jaringan televisi dan platform digital di berbagai daerah.
Selain menjadi penutup kompetisi, upacara tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian seremoni Asian Games. Salah satu agenda pentingnya adalah penyerahan bendera kepada tuan rumah edisi berikutnya, yakni Doha, Qatar, yang dijadwalkan menyelenggarakan Asian Games 2030.
Masih Ada Pertandingan di Hari Terakhir
Meskipun upacara penutupan berlangsung pada Minggu sore, sejumlah pertandingan masih dijadwalkan pada hari terakhir Asian Games 2026. Salah satunya berasal dari cabang olahraga equestrian atau berkuda, yang masih menyisakan dua final nomor individual jumping.
Kedua pertandingan tersebut terbagi dalam kategori A dengan tinggi rintangan 1,4 hingga 1,5 meter, serta kategori B dengan tinggi rintangan di atas 1,55 meter. Hasil pertandingan yang tersisa dapat memengaruhi catatan akhir beberapa kontingen sebelum seluruh rangkaian kompetisi resmi berakhir.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 secara resmi dibuka pada 19 September 2026. Namun, beberapa cabang olahraga telah memulai pertandingan lebih awal. Seluruh rangkaian ajang ini melibatkan atlet dari berbagai negara Asia dalam puluhan cabang olahraga dan ratusan nomor perebutan medali.
Upacara penutupan diharapkan menjadi momen perayaan bagi para atlet, panitia, dan pendukung setelah kompetisi berlangsung selama beberapa pekan. Selain pertunjukan seremoni, agenda pergantian tuan rumah menjadi bagian penting dalam menandai berakhirnya edisi Aichi-Nagoya dan dimulainya persiapan menuju Asian Games berikutnya.
Indonesia Finis di Peringkat ke-15
Kontingen Indonesia menutup perjuangan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan menempati peringkat ke-15 klasemen akhir perolehan medali. Berdasarkan catatan pada hari terakhir, Indonesia mengumpulkan lima medali emas, 11 perak, dan 23 perunggu, sehingga totalnya mencapai 39 medali.
Perolehan tersebut melampaui target Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang sebelumnya menetapkan sasaran empat medali emas. Indonesia juga menjadi salah satu dari tiga kontingen Asia Tenggara dengan posisi terbaik, berada di bawah Thailand dan Malaysia dalam klasemen akhir.
Lima medali emas Indonesia berasal dari beberapa cabang olahraga, yakni dua emas dari bulu tangkis, serta masing-masing satu emas dari angkat besi, panjat tebing, dan panahan. Hasil tersebut menjadi bagian penting dari pencapaian kontingen Merah Putih selama bertanding di Jepang.
Pada penghujung kompetisi, tim kuadran putra sepak takraw Indonesia turut menyumbangkan medali perak setelah menghadapi Jepang di partai final pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Tim voli pantai putra juga termasuk dalam penyumbang medali terakhir Indonesia. Sementara itu, medali perunggu tambahan diraih pasangan ganda putri padel, Novel Putria dan Beatrice Gumulya.
China Mempertahankan Dominasi
China kembali menjadi salah satu sorotan utama dalam persaingan medali Asian Games 2026. Negeri tersebut melanjutkan rekam jejak panjangnya sebagai kekuatan utama dalam ajang olahraga Asia. Dalam laporan menjelang penutupan, China berada di puncak klasemen medali dan memperkuat catatan dominasinya pada edisi-edisi sebelumnya.
Perolehan akhir setiap negara ditentukan oleh hasil seluruh nomor yang dipertandingkan hingga hari terakhir. Karena itu, klasemen menjelang penutupan perlu dibedakan dari tabel final setelah semua pertandingan selesai. Posisi Indonesia di peringkat ke-15 dengan total 39 medali merupakan catatan akhir yang dilaporkan untuk kontingen Merah Putih.
Dengan digelarnya closing ceremony pada Minggu sore waktu Indonesia, Asian Games Aichi-Nagoya 2026 resmi memasuki penghujung penyelenggaraan. Penonton dapat mengikuti acara melalui TVRI Nasional, TVRI Sport, Vidio, atau YouTube RANS Entertainment, sembari menyaksikan seremoni penyerahan bendera kepada Doha sebagai tuan rumah Asian Games 2030.
Perjuangan para atlet Indonesia selama hampir tiga minggu di Jepang telah menghasilkan capaian yang melampaui target emas. Kini, upacara penutupan menjadi momen penutup sekaligus apresiasi atas dedikasi seluruh kontingen yang bertanding di Asian Games 2026. (*)