Keadilanrakyatnews.com, Jakarta – OpenAI kembali mengejutkan dunia kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) lewat agen AI terbarunya yang diberi nama Dots. Agen ini diperkenalkan dalam acara OpenAI DevDay 2026 dan dirancang untuk bekerja secara otomatis dan mandiri di latar belakang. Informasi tersebut dilaporkan 9to5Google, Jumat (2/10/2026).
Dots ditenagai model GPT-6 Astra. Untuk mendukung kerjanya, agen ini dibekali komputer cloud pribadi, sehingga sistem bisa menjalankan perintah sendiri selama 24 jam penuh tanpa perlu terus diawasi.
Yang membedakan Dots dari asisten AI pada umumnya adalah sifatnya yang tidak sekadar menunggu instruksi. Agen ini mampu melakukan riset secara proaktif dan menyesuaikan diri dengan preferensi masing-masing pengguna seiring berjalannya waktu.
Dari sisi akses, pengguna dapat berinteraksi langsung dengan Dots melalui tiga jalur: aplikasi ChatGPT, Slack, atau Microsoft Teams. Dengan demikian, agen ini bisa dipanggil dari platform yang sudah akrab dipakai untuk bekerja sehari-hari.

Kemampuannya juga diperluas lewat ekosistem plugin. Melalui integrasi tersebut, Dots dapat terhubung dengan lebih dari 4.000 aplikasi pihak ketiga untuk mendukung beragam jenis pekerjaan.
Dalam uji coba internal OpenAI, Dots disebut mampu menangani tugas-tugas yang kompleks. Beberapa contohnya:
- menginvestigasi bug pada perangkat lunak,
- merancang aplikasi baru, dan
- mendeteksi sekaligus membuat draf tagihan yang belum terkirim.
Peluncuran Dots menunjukkan arah pengembangan AI yang kini bergerak dari sekadar menjawab pertanyaan menjadi menjalankan pekerjaan secara mandiri. Dengan kemampuan bekerja nonstop dan terhubung ke ribuan aplikasi, Dots diposisikan sebagai agen yang bisa mengambil alih tugas-tugas berulang di latar belakang. (*)
