Gianni Infantino: Indonesia Menulis Sejarah di FIFA ASEAN Cup 2026

Ari
By Ari
7 Menit Baca

Keadilanrakyatnews.com, Jakarta – Timnas Indonesia berhasil mencatat sejarah dengan menjadi juara pertama FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda memastikan gelar tersebut setelah mengalahkan Thailand dalam final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).

Partai puncak berlangsung dramatis. Indonesia dan Thailand bermain imbang 2-2 hingga 120 menit sehingga penentuan juara harus dilakukan melalui adu penalti.

Indonesia kemudian tampil lebih baik dalam drama tos-tosan. Empat eksekutor Garuda berhasil menjalankan tugasnya, sementara dua penendang Thailand gagal. Indonesia akhirnya menang 4-2 dan mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup edisi perdana.

Keberhasilan tersebut mendapat perhatian langsung dari Presiden FIFA Gianni Infantino yang turut menyaksikan pertandingan final di Jakarta.

Indonesia Menulis Sejarah di FIFA ASEAN Cup 2026

Gianni Infantino ucapkan selamat kepada Indonesia

Setelah pertandingan berakhir, Gianni Infantino menyampaikan ucapan selamat kepada Timnas Indonesia. Presiden FIFA tersebut memberikan respons melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

Infantino menyebut keberhasilan Indonesia sebagai sebuah sejarah baru dalam sepak bola. Ia juga menyoroti bagaimana final harus ditentukan melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang selama 120 menit.

“Selamat Indonesia. Anda (Indonesia) menulis sejarah hari ini, FIFA ASEAN Cup pertama kalinya menjadi milik Indonesia dalam sebuah final yang penuh drama,” ujar Infantino dalam video yang diunggah setelah pertandingan.

Infantino kemudian menyebut hasil pertandingan berakhir 2-2 sebelum Indonesia memastikan kemenangan melalui adu penalti dengan skor 4-2.

Ia juga tidak lupa memberikan apresiasi kepada Thailand yang menurutnya telah memberikan pertandingan yang luar biasa dalam laga final tersebut.

Infantino soroti euforia masyarakat Indonesia

Selain hasil pertandingan, Infantino turut menyoroti antusiasme masyarakat Indonesia setelah Skuad Garuda memastikan gelar juara.

Menurut Infantino, kemenangan tersebut membuat masyarakat di seluruh Indonesia ikut merayakan pencapaian bersejarah tersebut. Ia menggambarkan besarnya dukungan publik terhadap sepak bola Indonesia setelah pertandingan final berakhir.

“Indonesia akhirnya menang. Dan malam ini seluruh negeri merayakannya. Tiga ratus juta penggemar sepak bola yang luar biasa sedang berpesta, sedang merayakan,” kata Infantino.

Infantino juga menilai pencapaian tersebut layak dirayakan karena Indonesia menjadi negara pertama yang menjuarai FIFA ASEAN Cup.

“Dan mereka layak mendapatkannya karena mereka membuat sejarah. Dalam seratus tahun orang-orang akan berbicara tentang FIFA ASEAN Cup 2026 yang pertama kalinya,” lanjutnya.

FIFA sendiri sebelumnya menjelaskan bahwa FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan edisi perdana kompetisi tersebut. Turnamen utama di Indonesia diikuti delapan negara yang dibagi ke dalam dua grup, dengan pemenang grup melaju ke final.

Final FIFA ASEAN Cup berlangsung dramatis

Apresiasi Infantino datang setelah final yang berlangsung penuh perubahan momentum. Indonesia sempat unggul lebih dahulu melalui Dean James pada menit ke-84.

Gol tersebut tercipta dari tendangan bebas yang berubah arah setelah mengenai pemain Thailand, Iklas Sanron, sebelum masuk ke gawang.

Thailand hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk menyamakan kedudukan. Iklas Sanron membalas dengan mencetak gol pada menit ke-87 dan membuat pertandingan berlanjut ke babak tambahan.

Thailand kemudian membuat kejutan pada masa extra time. Peeradol Chamrasamee mencetak gol pada menit ke-111 dan membawa Thailand berbalik unggul 2-1 meski harus bermain dengan 10 pemain.

Indonesia kembali menunjukkan daya juangnya. Pada menit ke-116, Elkan Baggott mencetak gol penyama kedudukan. Bola hasil tembakannya mengenai bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang Thailand.

Skor 2-2 bertahan hingga akhir babak tambahan. Pemenang akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.

FIFA mencatat Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor Indonesia. Di sisi lain, Sarach Yooyen gagal mencetak gol setelah tendangannya membentur tiang, sedangkan Nattapong Sayriya digagalkan Emil Audero.

Indonesia jadi juara perdana FIFA ASEAN Cup

Kemenangan atas Thailand membuat Indonesia menjadi negara pertama yang mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup. Gelar tersebut sekaligus menutup penyelenggaraan perdana turnamen yang berlangsung di Indonesia.

FIFA ASEAN Cup 2026 digelar pada 24 September hingga 5 Oktober 2026. Turnamen edisi perdana tersebut melibatkan 14 negara, termasuk seluruh anggota ASEAN serta tiga tim undangan. Indonesia menjadi tuan rumah untuk kompetisi utama, sementara FIFA ASEAN Challenge Cup digelar di Hong Kong, China.

Sebelum mencapai final, Indonesia memastikan tempat di partai puncak setelah mencatat kemenangan besar atas Bangladesh pada pertandingan terakhir fase grup. Garuda kemudian menghadapi Thailand di final untuk memperebutkan trofi perdana.

Final tersebut akhirnya menjadi pertandingan yang sangat ketat. Setelah skor tetap imbang sampai 120 menit, Indonesia harus melewati adu penalti untuk memastikan gelar.

Infantino: Final berlangsung di Jakarta

Dalam reaksinya setelah pertandingan, Infantino juga secara khusus menyebut Jakarta sebagai lokasi berlangsungnya final bersejarah tersebut.

Ia kembali memberikan ucapan selamat kepada masyarakat Indonesia dan menyoroti atmosfer yang tercipta di sekitar pertandingan.

“Finalnya berlangsung di sini di Jakarta malam ini dan Indonesia menang. Selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia. Selamat kepada setiap orang. Kalian berhasil mewujudkannya,” ujar Infantino.

Presiden FIFA tersebut juga menyinggung hubungan sepak bola dengan para penggemarnya. Menurut Infantino, atmosfer yang tercipta di Jakarta menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap pertandingan tersebut.

“Di sinilah kami. Ini adalah FIFA. Sepak bola adalah milik semua orang dan para penggemar luar biasa di sini sangat unik,” katanya.

Ucapan tersebut disampaikan setelah Indonesia memastikan kemenangan dramatis atas Thailand sekaligus mencatat sejarah sebagai juara perdana FIFA ASEAN Cup.

Indonesia mengukir sejarah di hadapan publik sendiri

Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi pencapaian bersejarah bagi Timnas Indonesia. Selain menjadi juara edisi pertama, trofi tersebut diraih di hadapan pendukung sendiri di Jakarta.

FIFA juga mencatat final sebagai pertandingan yang berlangsung dengan perubahan momentum hingga detik-detik terakhir. Indonesia sempat unggul, kemudian disamakan Thailand, kembali tertinggal pada babak tambahan, lalu memaksakan skor 2-2 sebelum akhirnya menang melalui adu penalti.

Dengan kemenangan tersebut, nama Indonesia tercatat sebagai juara pertama FIFA ASEAN Cup. Sementara itu, Thailand harus puas menjadi runner-up setelah gagal memenangkan adu penalti di final. (*)

Bagikan Artikel ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with