Setelah Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Berapa Uang yang Diterima Garuda?

Ari
By Ari
8 Menit Baca

Keadilanrakyatnews.com, Jakarta – Timnas Indonesia mencatat sejarah dengan menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026. Gelar itu direbut setelah Garuda mengalahkan Thailand di final yang berlangsung dramatis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). Seusai perayaan, satu pertanyaan ramai dibicarakan publik: berapa hadiah uang yang diperoleh juara?

Jawabannya belum sesederhana kelihatannya. Angka yang beredar berasal dari laporan sebelum turnamen dan belum bisa dianggap sebagai nominal resmi yang sudah diterima Indonesia.

Sekilas jalannya final Indonesia vs Thailand

Indonesia dan Thailand bermain imbang 2-2 selama 120 menit, sehingga juara harus ditentukan lewat adu penalti. Indonesia unggul 4-2 dan memastikan trofi edisi perdana FIFA ASEAN Cup.

Dean James membawa Garuda memimpin lebih dulu lewat tendangan bebas pada menit ke-84. Tiga menit kemudian, Iklas Sanron menyamakan skor untuk Thailand. Di babak tambahan, Peeradol Chamrasamee sempat membuat Thailand berbalik unggul. Namun, Elkan Baggott mencetak gol penyama pada menit ke-116, dan skor 2-2 bertahan hingga akhir pertandingan.

Pada adu penalti, keempat penendang Indonesia sukses menjalankan tugas, sedangkan dua penendang Thailand gagal mencetak gol. FIFA pun mengonfirmasi Indonesia sebagai juara pertama turnamen ini.

Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Berapa hadiah uang juara FIFA ASEAN Cup 2026?

Hingga Indonesia memastikan gelar, FIFA belum mengumumkan secara resmi nominal hadiah uang untuk juara FIFA ASEAN Cup 2026 dalam laporan pertandingan finalnya. Informasi resmi yang tersedia lebih banyak menjelaskan format kompetisi, jumlah peserta, lokasi pertandingan, serta perebutan gelar di dua level turnamen, yaitu FIFA ASEAN Cup dan FIFA ASEAN Challenge Cup.

Karena itu, angka hadiah yang beredar sebaiknya dipahami sebagai laporan atau informasi yang belum mendapat pengumuman resmi tegas dari FIFA. Pembaca perlu membedakan antara yang sudah pasti, yakni hasil pertandingan, dan yang masih berstatus laporan, yakni besaran hadiah.

Laporan hadiah juara USD 1 juta, setara sekitar Rp17,8 miliar

Sebelum turnamen bergulir, The Straits Times melaporkan bahwa juara divisi utama FIFA ASEAN Cup diproyeksikan menerima hadiah sebesar 1 juta dollar AS dari FIFA. Laporan yang terbit pada Mei 2026 itu menyebut nominal tersebut untuk juara divisi utama.

Bila memakai kurs sekitar Rp17.800 per dollar AS seperti yang dipakai dalam laporan sumber, angka itu setara kira-kira Rp17,8 miliar. Nilai rupiah ini bisa berbeda di setiap pemberitaan karena bergantung pada kurs yang dipakai saat konversi. Karena itu, yang paling stabil untuk dirujuk adalah angka dolarnya, yakni 1 juta dollar AS.

Perlu ditegaskan, The Straits Times menyusun laporannya berdasarkan dokumen dan informasi yang diperoleh menjelang turnamen. Artinya, angka tersebut belum bisa disebut sebagai nominal resmi yang pasti diterima Timnas Indonesia.

Rincian hadiah lainnya yang dilaporkan

Laporan yang sama menyebut hadiah untuk juara divisi kedua, FIFA ASEAN Challenge Cup, sebesar 300.000 dollar AS. Dengan kurs yang sama, angka itu kira-kira Rp5,3 miliar. Hitungan rupiah ini adalah perkiraan kasar dari kurs tersebut.

Selain hadiah juara, setiap tim disebut mendapat jaminan uang partisipasi sebesar 125.000 dollar AS, atau sekitar Rp2,2 miliar dengan kurs yang sama. Di atas itu, ada bonus yang besarnya bergantung pada hasil pertandingan. Skema ini membuat tim yang tidak juara pun tetap membawa pulang pemasukan dari keikutsertaan mereka.

Komponen Nilai yang dilaporkan Perkiraan rupiah*
Hadiah juara divisi utama (FIFA ASEAN Cup) USD 1 juta sekitar Rp17,8 miliar
Hadiah juara divisi kedua (FIFA ASEAN Challenge Cup) USD 300.000 sekitar Rp5,3 miliar
Uang partisipasi tiap tim USD 125.000 (plus bonus hasil pertandingan) sekitar Rp2,2 miliar

*Perkiraan memakai kurs sekitar Rp17.800 per dollar AS. Angka bisa berbeda tergantung kurs.

Jauh lebih besar dari hadiah ASEAN Championship 2024

Jika angka 1 juta dollar AS itu nantinya benar-benar menjadi hadiah juara, nilainya jauh melampaui hadiah turnamen regional sebelumnya. The Straits Times membandingkannya dengan hadiah 300.000 dollar AS yang diberikan Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) kepada Vietnam setelah menjuarai ASEAN Championship 2024.

Dengan perbandingan tersebut, hadiah FIFA ASEAN Cup lebih dari tiga kali lipat. Selisih ini menggambarkan bahwa turnamen perdana yang digagas FIFA diposisikan sebagai kompetisi dengan skala berbeda dibanding turnamen regional yang sudah ada.

Kenapa turnamen ini dianggap penting

Analis sepak bola Estu Santoso, seperti dikutip RRI, memandang FIFA ASEAN Cup sebagai bab baru bagi turnamen regional. Menurutnya, ini turnamen regional pertama yang diinisiasi langsung oleh FIFA, dengan konsep serupa yang sebelumnya dipakai di FIFA Arab Cup untuk memperkuat persaingan antarnegara. Ia menilai turnamen ini berpotensi menghidupkan kembali rivalitas sepak bola di Asia Tenggara.

Pandangan itu relevan karena besarnya hadiah sering mencerminkan posisi sebuah turnamen. Pengamat sepak bola Mohammad Kusnaeni, seperti dikutip Gebrak.id sebelum turnamen, juga menilai FIFA ASEAN Cup menjadi ujian penting bagi pelatih John Herdman. Alasannya, turnamen ini berlangsung dalam kalender resmi FIFA sehingga Indonesia bisa memanggil pemain-pemain utama, termasuk yang berkarier di Eropa.

Kedua pandangan tersebut disampaikan sebelum final dan hanya menjadi pelengkap konteks. Fokus utama artikel ini tetap pada status hadiah dan fakta pertandingan.

FIFA belum mencantumkan nominal hadiah secara resmi

Meski laporan tentang hadiah 1 juta dollar AS sudah muncul sejak sebelum turnamen, informasi itu perlu dibedakan dari pengumuman resmi. Dalam keterangan resminya, FIFA menyebut kompetisi perdana ini diikuti 14 tim yang terbagi dalam dua kompetisi, yakni FIFA ASEAN Cup dan FIFA ASEAN Challenge Cup. Turnamen berlangsung di Indonesia dan Hong Kong, China.

FIFA kemudian mengonfirmasi bahwa Indonesia menjadi juara setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti di Jakarta. Namun, laporan resmi pertandingan itu tidak mencantumkan jumlah uang yang diberikan kepada Indonesia. Karena itu, belum ada dasar yang cukup untuk memastikan Timnas Indonesia sudah menerima atau akan menerima tepat Rp17,8 miliar dari FIFA.

Selain itu, sumber yang ada juga tidak menjelaskan bagaimana hadiah, bila benar diberikan, akan dibagi di internal tim atau federasi. Pertanyaan soal pembagian itu masih menunggu penjelasan dari pihak yang berwenang.

Gelar perdana yang bernilai sejarah

Terlepas dari nominal hadiah, keberhasilan Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 sudah menjadi pencapaian bersejarah karena ini gelar perdana di turnamen tersebut. Setelah bermain imbang sampai waktu normal dan babak tambahan, Garuda akhirnya memenangkan adu penalti. Dean James dan Elkan Baggott menjadi pencetak gol Indonesia dalam 120 menit, sedangkan Iklas Sanron dan Peeradol Chamrasamee mencetak gol untuk Thailand.

Karena itu, untuk saat ini angka 1 juta dollar AS atau sekitar Rp17,8 miliar sebaiknya disebut sebagai nominal yang pernah dilaporkan untuk hadiah juara FIFA ASEAN Cup, bukan angka resmi yang sudah dikonfirmasi FIFA untuk Timnas Indonesia. Masyarakat perlu menunggu pengumuman resmi dari FIFA maupun PSSI mengenai besaran hadiah yang benar-benar diterima Indonesia. (*)

Bagikan Artikel ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with