Persib dijadwalkan menutup rangkaian pertandingan padat tersebut dengan menghadapi Melbourne Victory pada 28 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat. Laga ini merupakan bagian dari persaingan Grup E ACL2.
Sebelum pertandingan tersebut, Persib harus melewati tiga laga Super League setelah menghadapi Viettel FC. Hasil dari rangkaian pertandingan domestik akan menjadi bagian dari tantangan yang perlu dikelola tim sebelum kembali bertanding di kompetisi Asia.
Persib kini dihadapkan pada dua kebutuhan sekaligus: mempertahankan posisi kompetitif di ACL2 dan mengumpulkan hasil positif di Super League. Untuk menjawab tantangan tersebut, kesiapan fisik, pengaturan rotasi, dan pemulihan pemain menjadi aspek yang tidak bisa diabaikan.
Dengan enam pertandingan dalam rentang dua pekan, periode ini akan menjadi ujian penting bagi Persib Bandung. Kemampuan Maung Bandung menjaga konsistensi permainan di tengah jadwal rapat dan persoalan cedera berpotensi menentukan hasil yang diraih hingga akhir Oktober 2026. (*)

