3 Cara Cek BSU Rp 900.000 Online 2026 via JMO, BPJS Ketenagakerjaan, dan Kemnaker

Ari
By Ari
5 Menit Baca

Perlu diketahui, situs Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan saat ini sedang dalam masa pemeliharaan. Pemeliharaan itu kemungkinan besar dilakukan untuk mempersiapkan informasi penerima BSU 2026.

BSU 2026 Sudah Cair atau Belum?

Hingga kini, pemerintah belum menetapkan kriteria atau syarat final penerima BSU Rp 900.000 maupun jadwal tetap pencairannya. Setelah diumumkan, pekerja yang berhak dapat langsung mengecek status penerima melalui tiga cara di atas.

BSU 2026 tidak disalurkan ke semua pekerja di Indonesia. Jika mengacu pada ketentuan 2025, penerima BSU harus memenuhi kriteria berikut:

  • Warga negara Indonesia (WNI) dengan NIK yang valid.
  • Terdaftar sebagai peserta aktif program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan hingga April 2026.
  • Bergaji atau berupah maksimal Rp 3,5 juta per bulan.
  • Bukan ASN, prajurit TNI, atau anggota Polri.
  • Tidak sedang menerima bantuan sosial lain, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), saat penyaluran berlangsung.

Syarat tersebut berlaku untuk penerima BSU periode 2025 dan bisa saja berubah pada tahun ini. Untuk perkembangan terbaru soal kriteria dan jadwal pencairan, pantau pengumuman resmi Kemnaker atau BPJS Ketenagakerjaan.

FAQ Seputar BSU Rp 900.000 2026

Berapa besaran BSU 2026?

BSU triwulan empat 2026 sebesar Rp 900.000, akumulasi subsidi gaji Rp 300.000 selama tiga bulan.

Berapa jumlah penerima BSU 2026?

Pemerintah tengah menyiapkan BSU untuk 13,3 juta pekerja berpenghasilan rendah.

Bagaimana cara cek penerima BSU 2026?

Bisa lewat aplikasi JMO, situs BPJS Ketenagakerjaan, atau situs Kemnaker dengan memasukkan data sesuai KTP.

Data apa yang dibutuhkan untuk cek BSU lewat JMO dan BPJS Ketenagakerjaan?

NIK, nama lengkap, tanggal lahir, nama ibu kandung, nomor telepon, dan alamat email.

Apakah BSU 2026 sudah cair?

Belum ada kepastian. Pemerintah belum menetapkan kriteria final dan jadwal tetap pencairannya.

Lewat mana BSU bisa dicairkan?

Jika lolos verifikasi, dana bisa dicairkan melalui bank Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN), Bank Syariah Indonesia, atau PT Pos Indonesia.

Apa yang dilakukan jika data rekening belum lengkap?

Isi nama bank, nomor rekening aktif, dan nama pemilik rekening saat diminta oleh sistem.

Apakah ASN, TNI, dan Polri bisa menerima BSU?

Berdasarkan kriteria 2025, mereka tidak termasuk penerima. Kriteria 2026 masih menunggu penetapan resmi. (*)

Bagikan Artikel ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with