Dari tabel terlihat polanya: pada 2026, usia dibagi 12 menghasilkan sisa yang menunjuk shio. Sisa 0 berarti Kuda, sisa 1 Ular, sisa 2 Naga, sisa 3 Kelinci, sisa 4 Macan, sisa 5 Kerbau, sisa 6 Tikus, sisa 7 Babi, sisa 8 Anjing, sisa 9 Ayam, sisa 10 Monyet, dan sisa 11 Kambing. Pola ini berlaku untuk tahun 2026 saja, sehingga harus disesuaikan bila Anda menghitung di tahun lain.
Contoh Cara Menghitung Usia dari Shio
- Seseorang bershio Naga, lahir tahun 1988. Usia pada 2026 adalah 2026 dikurangi 1988, yaitu 38 tahun (37 jika belum ulang tahun).
- Seseorang bershio Kambing, usia sekitar 35 tahun. Dari tabel, usia 35 cocok dengan lahir 1991, maka shionya memang Kambing.
- Seseorang berusia 24 tahun pada 2026. 24 dibagi 12 bersisa 0, sehingga shionya Kuda (lahir 2002).
- Seseorang berusia 29 tahun pada 2026. 29 dibagi 12 bersisa 5, sehingga shionya Kerbau (lahir 1997).
Perlu diingat, usia dalam contoh memakai selisih tahun. Karena shio ditentukan tahun lahir menurut kalender Imlek, bukan tanggal ulang tahun, selisih satu tahun bisa terjadi pada orang yang lahir sebelum Imlek di awal tahun. Pastikan tahun lahir dan tanggal Imleknya benar sebelum menyimpulkan.
Menentukan Elemen dari Tahun Lahir
Selain shio, tahun lahir juga menunjukkan elemen. Menurut Kontan yang mengutip sumber luar negeri, aturannya sederhana: angka terakhir tahun lahir 4 dan 5 berarti elemen Kayu, 6 dan 7 Api, 8 dan 9 Tanah, 0 dan 1 Logam, serta 2 dan 3 Air. Contohnya, tahun 1990 berakhiran 0 sehingga shionya Kuda Logam, sedangkan 2026 berakhiran 6 sehingga Kuda Api. Perlu diingat, aturan ini mengikuti tahun Masehi, sehingga untuk yang lahir awal tahun tetap perlu dicek Imleknya.

