Keadilanrakyatnews.com – Program pencarian bakat sepak bola muda, ASICS Football Draft Combine 2026, hadir di Makassar untuk menjaring pemain potensial berusia 16 hingga 18 tahun. Kegiatan ini membuka kesempatan bagi pemain dari akademi maupun mereka yang berlatih secara mandiri untuk menunjukkan kemampuan di lapangan.
Dalam rangkaian seleksi yang berlangsung di empat kota, sebanyak 50 pemain terbaik akan dipilih untuk mengikuti babak final di Jakarta pada Desember 2026. Dari tahap tersebut, tiga pemain terbaik berpeluang mendapatkan kesempatan mengikuti ASICS Football Draft Combine 2027 di Jepang.
Makassar menjadi kota kedua dalam rangkaian City Series setelah program ini lebih dahulu digelar di Jakarta pada 24 Oktober 2026. Kehadiran kegiatan tersebut diharapkan membuka akses lebih luas bagi talenta sepak bola dari Makassar dan daerah sekitarnya.

ASICS Buka Kesempatan bagi Pemain Muda Makassar
ASICS Football Draft Combine dirancang sebagai wadah bagi pemain muda untuk memperlihatkan kemampuan dalam suasana kompetitif yang terstruktur. Peserta tidak hanya menguji keterampilan dasar sepak bola, tetapi juga menghadapi berbagai situasi permainan yang menyerupai pertandingan sesungguhnya.
President Director of ASICS Indonesia, Yuya Sugiyama, mengatakan program ini bertujuan memberikan kesempatan kepada talenta muda dari berbagai daerah untuk menunjukkan potensi mereka.
Menurut Yuya, kesempatan mengembangkan kemampuan sepak bola seharusnya terbuka bagi pemain dari berbagai latar belakang dan wilayah. Ia berharap peserta dapat memanfaatkan program tersebut untuk berani menghadapi tantangan baru dan mengembangkan kemampuan menuju peluang yang lebih besar.
Program ini juga sejalan dengan filosofi ASICS, yaitu Sound Mind, Sound Body. Filosofi tersebut menekankan keseimbangan antara kondisi fisik dan mental untuk mendukung performa terbaik seorang atlet.
Dalam sepak bola, kemampuan pemain tidak hanya ditentukan oleh kecepatan dan kekuatan fisik. Fokus, kepercayaan diri, kedisiplinan, serta ketahanan mental ketika menghadapi tekanan pertandingan juga menjadi bagian penting dari perkembangan seorang pemain.
Teknik dan Pengambilan Keputusan Jadi Aspek Penilaian
Selama proses seleksi, peserta akan menjalani sejumlah penilaian untuk melihat kualitas permainan secara menyeluruh. Beberapa kemampuan teknis yang diperhatikan meliputi shooting, passing, dan dribbling.
Selain keterampilan dasar tersebut, penyelenggara juga menilai kemampuan pemain dalam mengambil keputusan ketika menghadapi situasi permainan. Penilaian tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi turut memperhatikan teknik, proses bermain, dan cara pemain merespons kondisi di lapangan.
Aspek-aspek tersebut dinilai dapat memberikan gambaran mengenai pemahaman taktik, kemampuan membaca permainan, serta potensi yang masih bisa dikembangkan oleh setiap peserta.
Coach Football Draft Combine 2026, Aldi Iqbal Tawakal, menyebut seleksi ini memberikan pengalaman berbeda dibandingkan latihan rutin yang biasa dijalani pemain muda.
Menurut Aldi, peserta akan bertemu dengan pemain lain, menghadapi variasi situasi permainan, dan belajar menyesuaikan diri dengan tantangan di lapangan. Pengalaman tersebut diharapkan membantu mereka mengenali keunggulan sekaligus memahami bagian permainan yang masih perlu ditingkatkan.
Ia berharap para pemain yang mengikuti seleksi di Makassar dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal dan menjadikan setiap proses sebagai bagian dari perkembangan kemampuan mereka.
Seleksi Berlanjut ke Bandung dan Surabaya
Setelah Makassar, rangkaian ASICS Football Draft Combine 2026 akan berlanjut ke dua kota lainnya. Bandung dijadwalkan menjadi lokasi seleksi pada 7 November, disusul Surabaya pada 14 November 2026.
Dengan Jakarta sebagai kota pertama, total terdapat empat kota yang menjadi lokasi pencarian talenta muda dalam program ini. Peserta dari seluruh rangkaian City Series akan bersaing untuk mendapatkan tempat di babak final.
Sebanyak 50 pemain terbaik dari empat kota tersebut akan melanjutkan seleksi di Jakarta pada Desember 2026. Mereka kembali menjalani penilaian untuk menentukan tiga pemain yang dinilai memiliki potensi terbaik.
Tiga Pemain Terpilih Berkesempatan Tampil di Jepang
Tiga pemain yang berhasil lolos dari babak final akan mendapatkan kesempatan mengikuti ASICS Football Draft Combine 2027 di Jepang. Mereka nantinya berpeluang bersaing dengan pemain-pemain muda berbakat dari berbagai negara.
Program di Jepang tersebut juga membuka peluang bagi para peserta untuk mendapatkan kesempatan bermain bersama klub-klub besar dari berbagai belahan dunia.
Yuya Sugiyama berharap rangkaian ASICS Football Draft Combine dapat membantu semakin banyak pemain muda Indonesia mengejar cita-cita di dunia sepak bola. Ia juga mendorong peserta untuk terus berkembang dan berani mengambil kesempatan yang tersedia.
Melalui kegiatan ini, ASICS ingin menunjukkan bahwa potensi sepak bola dapat muncul dari mana saja. Dengan kesempatan seleksi yang menjangkau sejumlah kota, pemain muda diharapkan memiliki ruang lebih luas untuk memperlihatkan kemampuan dan mengembangkan karier mereka.