Mobile Legends punya role dengan tugas berbeda. Tank atau roamer tidak dimainkan sama seperti marksman, mage, jungler, atau exp laner. Jika sering bermain satu role, pahami tanggung jawabnya. Jangan sampai marksman sibuk mengejar musuh ke area berbahaya ketika seharusnya fokus gold dan posisi.
- Jungler: farming, tempo, dan objektif penting
- Roamer: membuka map, memberi informasi, menciptakan peluang
- Mid laner: menjaga lane sekaligus membantu rotasi
- Gold laner: memaksimalkan ekonomi dan menjaga posisi di team fight
- EXP laner: mengontrol lane dan membantu pertarungan di area tertentu
Tugas bisa berubah sesuai kondisi match. Jangan terlalu kaku dengan teori role. Yang penting memahami prioritas hero dan posisi yang dipakai.
Jangan Lupakan Minimap
Jika ingin mempercepat naik rank, biasakan melihat minimap secara rutin. Minimap memberi banyak informasi: posisi rekan, turret, objektif, lane yang ditekan, dan kemungkinan keberadaan lawan.
Pemain yang hanya fokus pada hero di layar sering terlambat menyadari rotasi lawan. Akibatnya, terkena gank padahal tanda-tandanya sudah terlihat di map. Buat kebiasaan sederhana: setiap beberapa detik, lihat minimap. Cukup satu detik untuk mengetahui kondisi sekitar.
Utamakan Objektif, Bukan Sekadar Kill
Kill memang menyenangkan. Namun kill bukan tujuan akhir. Tujuan pertandingan adalah menghancurkan base lawan. Turret dan objektif lain sering jauh lebih penting daripada mengejar satu hero yang kabur dengan HP tipis.
Misalnya tim menang team fight dan tiga pemain lawan tumbang. Daripada mengejar satu pemain ke dalam hutan, lebih baik pertimbangkan ambil turret atau objektif yang tersedia. Momentum seperti itu yang benar-benar menggerakkan rank ke atas.
Jangan Terlalu Sering Solo Kill ke Area Musuh
Keinginan mendapatkan kill sendirian sering membuat pemain lupa melihat posisi lawan lain. Bisa saja berhasil membunuh satu hero, lalu tiga lawan datang dan melakukan counter. Hasil akhirnya merugikan tim.
Sebelum masuk ke area musuh, tanyakan tiga hal:
- Di mana posisi lawan lainnya?
- Apakah rekan satu tim dekat?
- Apakah ada jalan keluar jika situasi berubah?
Jika jawabannya tidak jelas, lebih baik jangan memaksakan diri.

