Indonesia tidak menyerah dan mulai memberikan perlawanan lebih agresif. Perlahan selisih angka dipangkas hingga kedudukan berubah menjadi 8-11.
Drama pada Poin-Poin Akhir
Persaingan semakin ketat ketika Indonesia mulai mendekati perolehan angka Thailand. Service ace Farhan Halim membuat Indonesia semakin dekat dengan skor 11-12.
Momentum kemudian kembali berpihak kepada Indonesia. Skuad Merah-Putih berhasil menyamakan kedudukan menjadi 13-13 sehingga pertandingan kembali terbuka.
Thailand mendapatkan kesempatan untuk mengakhiri pertandingan ketika spike keras Napadet tidak mampu dikendalikan pertahanan Indonesia. Namun, blok Hendra Kurniawan mampu menjaga peluang Indonesia dan membuat skor menjadi 14-14.
Set kelima kemudian terus berlangsung dengan selisih angka yang sangat tipis. Kedua tim sama-sama berusaha mencari dua poin terakhir yang dibutuhkan untuk memastikan kemenangan.
Indonesia dan Thailand akhirnya mencapai kedudukan 23-23. Pada situasi tersebut, kesalahan kecil dapat menentukan hasil pertandingan.
Thailand mampu memanfaatkan dua poin berikutnya. Mereka merebut dua angka terakhir dan menutup set kelima dengan skor 25-23.
Dengan hasil tersebut, Thailand memenangkan pertandingan dengan skor akhir 3-2 setelah melalui lima set, sedangkan Indonesia harus menerima kekalahan pada laga pembuka Pool B Asian Games 2026.
Indonesia Masih Punya Dua Laga Grup
Kekalahan dari Thailand menjadi hasil pertama Indonesia dalam fase grup voli putra Asian Games 2026. Berdasarkan jadwal pertandingan Pool B, Indonesia masih akan menghadapi Kirgistan dan Iran pada dua pertandingan berikutnya.
Indonesia dijadwalkan bertemu Kirgistan pada Senin (28/9/2026). Setelah itu, pertandingan terakhir fase grup akan mempertemukan Indonesia dengan Iran pada Selasa (29/9/2026).
Dengan demikian, perjalanan Indonesia di Pool B belum berakhir meski harus kehilangan poin dari pertandingan melawan Thailand. Farhan Halim dkk. masih memiliki dua pertandingan untuk memperbaiki posisi di klasemen dan menjaga peluang melanjutkan perjalanan di Asian Games 2026.
Hasil melawan Thailand juga menjadi evaluasi bagi tim asuhan Reidel Toiran, terutama setelah Indonesia sempat unggul pada set ketiga tetapi kemudian kehilangan momentum. Kemampuan menjaga konsistensi permainan hingga poin-poin akhir akan menjadi bagian penting dalam dua pertandingan berikutnya.
Pertandingan Indonesia melawan Kirgistan dijadwalkan berlangsung pada 28 September, sebelum skuad Merah-Putih menutup fase grup dengan menghadapi Iran sehari setelahnya. (Red)

