Perhatikan juga panjang inseam, reach, standover height, ukuran roda, dan geometri frame. Setiap merek punya karakter berbeda, sehingga frame M dari satu produsen belum tentu terasa sama dengan frame M dari merek lain.
Jika masih pemula, jangan terlalu pusing dengan istilah teknis. Mulai dari pertanyaan sederhana: berapa tinggi badan saya, berapa panjang kaki saya, dan sepeda ini akan digunakan untuk apa?
Dari situ, Anda bisa mempersempit pilihan sepeda MTB yang sesuai. Yang paling penting bukan memilih frame yang terlihat paling besar atau paling mahal, tetapi mendapatkan sepeda yang nyaman, mudah dikendalikan, dan sesuai dengan tubuh serta kebutuhan.
Ukuran frame dapat berbeda antar merek dan model. Selalu verifikasi size chart resmi produsen sebelum membeli. (*)

