Perjalanan ke gelar: tertinggal, bangkit, lalu tenang di titik putih
Final ini memperlihatkan karakter Indonesia yang tidak mudah menyerah. Garuda sempat memimpin, kebobolan, tertinggal 1-2 di babak tambahan, lalu bangkit lewat gol Baggott. Dalam adu penalti, keempat eksekutor Indonesia, yakni Diks, James, Baggott, dan Pattynama, semuanya berhasil. Di sisi lain, dua penendang Thailand gagal dan satu di antaranya digagalkan Audero.
Dengan hasil ini, skuad asuhan John Herdman mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026 di hadapan pendukungnya sendiri di SUGBK. Gelar tersebut tercatat sebagai trofi perdana Indonesia di kompetisi ini.
Apa kata pengamat dan pelatih sebelum laga
Menjelang turnamen, pengamat sepak bola Mohammad Kusnaeni menilai FIFA ASEAN Cup menjadi ujian penting bagi Herdman karena berlangsung dalam kalender resmi FIFA. Dengan begitu, Indonesia bisa memanggil pemain-pemain utama, termasuk yang berkarier di Eropa. Menurut Kusnaeni, tolok ukurnya tidak cukup sekadar lolos ke final, karena sebagian orang menganggap Indonesia seharusnya juara. Ia menyebut, “kalau cuma masuk final kan kita sudah sering masuk final,” sebagaimana dikutip Gebrak.id.
Dari kubu pelatih, Herdman sebelum final mengaku sudah mengenal rekan sejawatnya di Thailand, Anthony Hudson, sejak masa melatih Kanada. Ia enggan membeberkan strategi dan mengatakan Hudson “tahu bagaimana saya bermain”, seperti dikutip Okezone. Sebelumnya, ia juga menegaskan bahwa Indonesia dan Thailand sama-sama akan tampil habis-habisan untuk membuktikan siapa yang layak jadi juara.
Kedua pernyataan tersebut disampaikan sebelum pertandingan, dan hanya menjadi pelengkap untuk memahami konteks final ini. Hasil di lapangan tetap menjadi gambaran utama bagaimana Garuda mewujudkan target juara.
Susunan pemain Indonesia vs Thailand
Indonesia memasang Emil Audero sebagai kiper. Di belakang ada Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner, dan Calvin Verdonk. Herdman juga memainkan Thom Haye, Joey Pelupessy, Luke Vickery, Mitchell Baker, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen.
Dari bangku cadangan, Shayne Pattynama dan Egy Maulana Vikri masuk di awal babak tambahan. Ivar Jenner dan Rayhan Hannan juga mendapat menit bermain.
Thailand menempatkan Saranon Anuin di bawah mistar, didukung antara lain Suphanan Bureerat, Nattapong Sayriya, Manuel Bihr, Sarach Yooyen, dan Nicholas Mickelson. Sejumlah pergantian pemain dilakukan sepanjang laga.

