Peta Jadwal Servis Berdasarkan Kebiasaan Berkendara
| Aktivitas | Pemakaian Ringan | Pemakaian Harian | Pemakaian Berat |
|---|---|---|---|
| Cek ban dan rem | Sebelum berkendara | Sebelum berkendara | Sebelum berkendara |
| Cek rantai | Beberapa kali seminggu | Minimal mingguan | Sesering diperlukan |
| Bersihkan dan lumasi rantai | Sesuai kondisi | Rutin sesuai kondisi | Lebih sering, terutama setelah hujan atau kotor |
| Periksa baut dan komponen | Bulanan | Bulanan | Lebih sering |
| Tune-up ringan | Sesuai kondisi | Sekitar setiap 25 jam pemakaian | Lebih sering dari pemakaian normal |
| Pemeriksaan menyeluruh | Minimal setahun sekali | 1 sampai 2 kali setahun | Sesuai intensitas dan kondisi |
Tabel ini hanya panduan praktis, bukan jadwal baku untuk semua jenis sepeda. Trek, misalnya, memakai interval sekitar 25 jam berkendara untuk prosedur perawatan rumahan tertentu. Paket servis di sejumlah jaringan Trek juga memakai interval 25, 50, dan 100 jam untuk tingkat servis yang berbeda.
Rutinitas Singkat Sebelum Berangkat
Bagian paling penting dari jadwal servis justru bukan pekerjaan bengkel, melainkan pemeriksaan singkat sebelum sepeda dipakai. Rutinitas ini hanya memakan beberapa menit.
Tekanan ban. Ban yang terlalu kempis membuat sepeda terasa berat dan meningkatkan risiko masalah pada ban maupun pelek. Sebaliknya, tekanan yang terlalu tinggi belum tentu lebih baik. Ikuti rentang tekanan yang tertera pada dinding ban dan sesuaikan dengan jenis ban serta kebutuhan Anda. Trek juga memasukkan pengecekan tekanan ban sebagai pemeriksaan dasar sebelum berkendara.
Kedua rem. Tekan tuas rem sebelum melaju. Pastikan tuas tidak terlalu longgar dan rem mampu memberi daya henti yang memadai. Jika tuas terasa berbeda dari biasanya, ada bunyi tidak normal, atau daya pengereman menurun, jangan menunggu jadwal servis berikutnya. Cari penyebabnya lebih dulu.
Kondisi rantai. Perhatikan apakah rantai berkarat, penuh kotoran, kaku, atau ada bagian yang tampak rusak. Trek menganjurkan pengecekan rantai untuk memastikan tidak ada karat, tekukan, pin, plat, atau roller yang rusak.
Roda dan sadel. Pastikan roda terpasang benar dan tidak ada kelonggaran yang mencurigakan. Pastikan juga sadel dan seatpost tidak bergeser saat ditekan.

