Keadilanrakyatnews.com, Jakarta – Pendaftaran program SMK Go Global Batch 2 resmi dibuka oleh Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI). Program ini memberikan kesempatan bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mendapatkan pelatihan, sertifikasi, hingga penempatan kerja di luar negeri.
Pengumuman resmi disampaikan melalui akun Instagram @kemenp2mi pada Senin (28/9/2026). Pendaftaran dibuka mulai 28 September 2026 hingga 31 Oktober 2026. Peserta yang lolos seleksi akan mengikuti rangkaian peningkatan kapasitas sebelum ditempatkan di negara tujuan.
SMK Go Global merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan mempersiapkan tenaga kerja terampil dari lulusan SMK agar siap bersaing di pasar kerja internasional. Program ini juga sejalan dengan upaya perlindungan pekerja migran Indonesia sejak tahap pra-penempatan.

Jadwal dan Tempat Pendaftaran
Pendaftaran SMK Go Global Batch 2 berlangsung selama lebih dari satu bulan, yakni dari 28 September hingga 31 Oktober 2026. Calon peserta dapat mendaftar melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) di seluruh Indonesia.
Setiap BP3MI menyediakan tautan pendaftaran masing-masing. Berikut daftar wilayah yang membuka pendaftaran:
Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau dan Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Selatan beserta Bengkulu dan Bangka Belitung, Lampung, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur, Sulawesi Utara beserta Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara, Sulawesi Selatan beserta Sulawesi Barat dan Papua, Papua Barat, Sulawesi Tengah, serta Sulawesi Tenggara.
Calon peserta disarankan menghubungi atau mengunjungi akun resmi BP3MI di wilayah masing-masing untuk mendapatkan tautan pendaftaran yang valid dan informasi teknis lebih lanjut.
Sektor Pekerjaan yang Dibutuhkan
Program SMK Go Global Batch 2 membuka peluang di sejumlah sektor yang saat ini banyak dibutuhkan di pasar kerja luar negeri. Sektor-sektor tersebut meliputi kesehatan, perhotelan, manufaktur, transportasi, agrikultur, konstruksi, dan berbasis laut.
Pilihan sektor ini disesuaikan dengan permintaan negara tujuan serta kompetensi yang umumnya dimiliki lulusan SMK. Peserta yang memiliki keterampilan teknis atau sertifikasi di bidang terkait akan memiliki keunggulan dalam proses seleksi.
