OECD Prediksi Ekonomi RI Capai 5,2 Persen Tahun 2026, Didukung Perbaikan Neraca Perdagangan

Ari
By Ari
7 Menit Baca

Meski demikian, penyelesaian konflik di sejumlah kawasan disebut dapat mendorong pemulihan ekonomi secara bertahap. Mayoritas negara G20 masih akan mendapatkan dukungan pertumbuhan dari belanja dan produksi yang berkaitan dengan kecerdasan buatan (AI). Dalam sejumlah kasus, investasi terkait AI bahkan melampaui investasi konvensional yang relatif lemah.

Risiko dari Konflik Timur Tengah dan Harga Energi

OECD menilai konflik di Timur Tengah masih menjadi salah satu tantangan utama bagi perekonomian global. Gangguan terhadap jalur perdagangan dan ekspor energi, termasuk sulitnya akses Selat Hormuz serta gangguan pada jalur ekspor alternatif seperti Selat Bab al-Mandeb, berpotensi mendorong kenaikan harga energi.

Kondisi tersebut dapat menimbulkan kelangkaan komoditas utama, terutama bagi negara yang bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan energinya. Indonesia, sebagai negara yang masih mengimpor sebagian kebutuhan energi, perlu mencermati perkembangan ini karena dapat memengaruhi neraca perdagangan dan tekanan inflasi.

Kenaikan harga energi yang berkepanjangan berpotensi menekan daya beli masyarakat dan meningkatkan biaya produksi bagi pelaku usaha. Oleh karena itu, kebijakan perlindungan harga yang telah diterapkan pemerintah menjadi salah satu faktor penahan dampak negatif dalam jangka pendek.

Ancaman El Niño dan Cuaca Ekstrem

Selain konflik geopolitik, perekonomian global menghadapi risiko dari peristiwa cuaca ekstrem. National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) memperkirakan peluang 95 persen terjadinya El Niño yang sangat kuat pada periode Oktober-Desember 2026.

Fenomena tersebut berpotensi menyebabkan kondisi lebih kering di Australia, melemahkan musim hujan di India, serta memicu kekeringan di Indonesia dan sejumlah negara Asia Tenggara. Dampaknya dapat menekan produksi pertanian dan mendorong kenaikan harga sejumlah komoditas pangan.

Gangguan pasokan pupuk dari negara-negara Teluk juga berpotensi mengurangi hasil panen apabila produksi gas tetap terbatas dalam jangka panjang. Bagi Indonesia, sektor pertanian merupakan salah satu penopang penting bagi ketahanan pangan dan pendapatan masyarakat pedesaan. Oleh sebab itu, mitigasi dampak El Niño menjadi perhatian tersendiri dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan.

Dampak Ganda Kecerdasan Buatan

Di tengah berbagai risiko, perkembangan kecerdasan buatan (AI) memberikan dampak positif sekaligus tantangan bagi perekonomian global. Investasi dan produksi teknologi yang berkaitan dengan AI dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek serta membantu proses produksi di berbagai sektor.

Bagikan Artikel ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with