Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo memberikan penjelasan lebih lanjut. Ia menyatakan bahwa program yang telah disiapkan pemerintah saat ini berfokus pada pembukaan rekening perbankan secara gratis bagi masyarakat tertentu. Program tersebut menyasar warga berusia di atas 17 tahun yang termasuk kelompok desil 1 hingga desil 4, dengan saldo awal sebesar Rp 50.000.
Dradjad menegaskan bahwa rencana pengadaan dan pembagian HP gratis masih memerlukan pembahasan lebih lanjut, termasuk mengenai anggaran, perangkat, dan mekanisme pelaksanaannya. Dengan demikian, program pembukaan rekening gratis perlu dibedakan dari wacana pembagian ponsel.
Alasan Pemerintah Mendorong Digitalisasi Bansos
Menurut Hashim, digitalisasi transaksi dapat membantu pemerintah menjangkau aktivitas ekonomi yang selama ini belum tercatat secara optimal dalam sistem keuangan formal. Transaksi yang dilakukan secara tunai, terutama pada sektor informal, dinilai membuat sebagian aktivitas ekonomi sulit terpantau.
Dengan memperluas penggunaan rekening digital, pemerintah berharap transaksi keuangan menjadi lebih transparan dan tercatat. Hashim menyebut upaya tersebut berpotensi memperluas basis penerimaan negara. Digitalisasi tidak hanya diarahkan untuk mempermudah penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan keterlacakan aktivitas ekonomi.
Efektivitas kebijakan tersebut pada akhirnya akan bergantung pada pelaksanaan di lapangan, kesiapan infrastruktur digital, serta kemampuan masyarakat dalam mengakses dan menggunakan layanan keuangan digital.
Status Rencana HP Gratis hingga Pertengahan Oktober 2026
Sampai 16 Oktober 2026, belum ada ketentuan resmi yang menjelaskan kapan HP gratis mulai dibagikan, siapa saja yang berhak menerimanya, atau bagaimana proses pendaftarannya. Kemenko Perekonomian menyatakan bahwa pembahasan formal mengenai pengadaan perangkat, anggaran khusus, dan mekanisme pembagian HP belum dilakukan.
Program yang telah disiapkan saat ini adalah pembukaan rekening perbankan gratis bagi kelompok masyarakat yang memenuhi kriteria (usia di atas 17 tahun dan desil 1–4). Karena itu, masyarakat sebaiknya menunggu pengumuman resmi dari pemerintah sebelum mengikuti informasi mengenai pendaftaran HP gratis.
Warga juga perlu berhati-hati terhadap tautan atau pesan yang mengatasnamakan program tersebut dan meminta data pribadi tanpa kejelasan sumber. Informasi yang belum berasal dari kanal resmi berpotensi dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab.

