Aktivitas Montessori di Rumah untuk Anak 2 Tahun yang Mudah dan Menyenangkan

Ari
By Ari
18 Menit Baca

Langkah: letakkan spons di wadah pertama, lalu tunjukkan cara memindahkannya satu per satu ke wadah kedua. Setelah melihat contoh, biarkan anak mencoba sendiri.

Yang dipelajari: menggenggam, melepaskan benda, mengarahkan tangan, dan mengulang tindakan. Jika anak mulai melempar atau memasukkan spons ke mulut, hentikan kegiatan dan pilih aktivitas lain.

Menyusun balok berukuran besar

Alat: balok besar yang sesuai usia dan tidak memiliki bagian kecil.

Langkah: mulai dengan menyusun dua balok. Ajak anak menambahkan satu balok lagi, kemudian amati bagaimana ia mencoba menyeimbangkan susunan tersebut.

Yang dipelajari: koordinasi tangan dan mata, pengamatan, pemecahan masalah sederhana, dan konsep tinggi-rendah.

Tidak perlu menetapkan target jumlah balok. Biarkan anak merobohkan menara dan membangunnya kembali jika ia tertarik melakukannya.

Membuka dan menutup wadah

Alat: wadah plastik besar dengan tutup yang mudah dibuka, tanpa mekanisme pengunci yang dapat menjepit jari.

Langkah: tunjukkan cara membuka tutup, memasukkan satu benda besar yang aman, lalu menutupnya kembali. Beri kesempatan anak mengulang proses tersebut.

Yang dipelajari: koordinasi kedua tangan, hubungan sebab-akibat, dan kemampuan memecahkan masalah sederhana.

Mencocokkan benda berdasarkan warna

Alat: beberapa benda rumah tangga berukuran besar dengan dua warna yang berbeda, misalnya balok atau cangkir plastik yang aman.

Langkah: letakkan dua benda dengan warna sama sebagai contoh. Ajak anak menemukan benda lain yang memiliki warna serupa. Jika ia belum tertarik mengelompokkan warna, biarkan ia mengeksplorasi benda dengan caranya sendiri.

Yang dipelajari: pengamatan visual, pengelompokan sederhana, kosakata warna, dan perhatian.

Mengambil benda dengan tangan

Alat: beberapa benda besar yang aman, seperti balok berukuran besar, serta keranjang terbuka.

Langkah: letakkan tiga atau empat benda di atas alas. Ajak anak memindahkan benda satu per satu ke dalam keranjang, kemudian mengeluarkannya kembali jika ia ingin mengulang.

Yang dipelajari: gerakan meraih, menggenggam, melepaskan, dan mengikuti kegiatan sederhana sampai selesai sesuai minat anak.

Hindari penggunaan kancing, manik-manik, koin, biji kecil, magnet kecil, baterai kancing, atau benda lain yang berisiko tertelan. Anak usia dua tahun masih memiliki risiko tinggi memasukkan benda ke mulut.

Belajar dari Kegiatan Praktis di Rumah

Bagikan Artikel ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with