Beli Token Listrik Rp100.000 Dapat Berapa kWh? Update Tarif PLN Oktober 2026

Ari
By Ari
8 Menit Baca

Berikut simulasi sederhana untuk dua skenario: hanya PPJ 3 persen, dan PPJ 3 persen ditambah biaya admin Rp2.500.

Daya Tarif per kWh PPJ 3% saja PPJ 3% + admin Rp2.500
450 VA subsidi Rp415 sekitar 233,7 kWh sekitar 227,7 kWh
900 VA subsidi Rp605 sekitar 160,3 kWh sekitar 156,2 kWh
900 VA non-subsidi (RTM) Rp1.352 sekitar 71,8 kWh sekitar 69,9 kWh
1.300 VA Rp1.444,70 sekitar 67,1 kWh sekitar 65,4 kWh
2.200 VA Rp1.444,70 sekitar 67,1 kWh sekitar 65,4 kWh
3.500 VA ke atas (R-2) Rp1.699,53 sekitar 57,1 kWh sekitar 55,6 kWh

Angka untuk 1.300 VA dengan PPJ 3 persen, yakni 67,14 kWh, sama dengan simulasi Kompas.com. Kompas juga mencatat 900 VA non-subsidi dan subsidi dengan hasil berbeda (145,87 kWh untuk 900 VA subsidi dalam salah satu simulasinya), sehingga pembaca disarankan memakai kisaran 146 sampai 160 kWh untuk 900 VA subsidi. Perbedaan itu muncul karena asumsi biaya tambahan yang tidak sama antarperhitungan.

Contoh Perhitungan Step by Step

Pelanggan 1.300 VA di daerah dengan PPJ 3 persen:

  1. Nominal token: Rp100.000.
  2. PPJ 3 persen: Rp3.000.
  3. Nilai yang dikonversi: Rp97.000.
  4. kWh: Rp97.000 dibagi Rp1.444,70 sama dengan sekitar 67,14 kWh.

Pelanggan 900 VA RTM di Jakarta (PPJ 2,4 persen): token Rp100.000 dikurangi PPJ Rp2.400 menjadi Rp97.600, lalu dibagi Rp1.352, menghasilkan sekitar 72,19 kWh. Angka ini sesuai laporan Bloomberg Technoz.

Mengapa kWh yang Masuk Lebih Kecil?

Banyak orang mengira token Rp100.000 berarti Rp100.000 listrik penuh. Kenyataannya, tidak seluruh nominal dikonversi menjadi kWh. Beberapa komponen yang dipotong antara lain:

  • PPJ. Pajak daerah, besarnya bergantung peraturan daerah masing-masing.
  • Biaya admin. Dikenakan oleh bank, dompet digital, atau minimarket tempat membeli token.
  • Bea meterai. Menurut sebagian sumber, berlaku pada nominal pembelian tertentu, misalnya di atas Rp250.000.

Sebagai gambaran, sebuah ulasan menyebut PLN memberi ilustrasi bahwa setelah PPJ dan biaya transaksi, nilai yang menjadi listrik dari token Rp100.000 berkisar sekitar Rp90.000 hingga Rp94.000. Itu sebabnya token Rp100.000 pada 1.300 VA bisa menghasilkan sekitar 63 sampai 65 kWh di sebagian kondisi.

Perbedaan Tarif Subsidi dan Non-Subsidi

Bagikan Artikel ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with