Beli Token Listrik Rp100.000 Dapat Berapa kWh? Update Tarif PLN Oktober 2026

Ari
By Ari
8 Menit Baca

Keadilanrakyat.com – Token listrik Rp100.000 pada pelanggan rumah tangga 1.300 VA dan 2.200 VA menghasilkan sekitar 65 hingga 67 kWh, tergantung besarnya Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di daerah dan biaya admin tempat membeli. Untuk 900 VA non-subsidi sekitar 70 kWh, sedangkan 900 VA subsidi bisa mencapai sekitar 146 hingga 160 kWh. Tarif listrik PLN triwulan IV 2026 (Oktober sampai Desember) dipastikan tidak naik.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan keputusan itu pada Senin, 5 Oktober 2026, di Istana, bahwa harga listrik tidak dinaikkan. Dengan demikian, tarif yang berlaku sepanjang Oktober hingga Desember 2026 masih sama dengan triwulan III (Juli sampai September).

Tarif Listrik PLN Oktober sampai Desember 2026 Tidak Naik

Penyesuaian tarif listrik dilakukan setiap tiga bulan atau triwulanan, mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 sebagaimana diubah dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 8 Tahun 2023. Penyesuaian mempertimbangkan kurs rupiah terhadap dolar AS, harga minyak mentah Indonesia (ICP), inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA).

Pada awal Oktober, belum ada pengumuman resmi tarif triwulan IV, sehingga sejumlah media menulis pelanggan masih memakai tarif lama. Kepastian datang setelah pernyataan Menteri ESDM pada 5 Oktober 2026.

Beli Token Listrik Rp100.000 Dapat Berapa kWh

Daftar Tarif Listrik Rumah Tangga Terbaru

Golongan Daya Tarif per kWh
R-1/TR subsidi 450 VA Rp415
R-1/TR subsidi 900 VA Rp605
R-1/TR non-subsidi (RTM) 900 VA Rp1.352
R-1/TR 1.300 VA Rp1.444,70
R-1/TR 2.200 VA Rp1.444,70
R-2 dan R-3 3.500 VA ke atas Rp1.699,53

Untuk golongan lain, laporan Journalarta menyebut tarif bisnis B-2 Rp1.444,70 per kWh, B-3 Rp1.114,74, industri I-4 Rp996,74, kantor pemerintah P-1 Rp1.699,53, P-2 Rp1.522,88, penerangan jalan umum P-3 Rp1.699,53, dan layanan khusus Rp1.644,52 per kWh. Sebagai contoh, Fortune Indonesia menggambarkan rumah tangga 1.300 VA dengan pemakaian 333 kWh per bulan tetap dikenakan Rp1.444,70 per kWh.

Rumus Menghitung kWh dari Token

Jumlah kWh dihitung dengan rumus berikut:

kWh = (Nominal token dikurangi PPJ) dibagi tarif per kWh

PPJ adalah pajak daerah yang besarnya berbeda di tiap wilayah. Sebagian sumber menyebut kisaran PPJ umumnya 3 sampai 10 persen, dan biaya admin pembelian dari bank atau aplikasi sekitar Rp1.000 hingga Rp3.000, sehingga hasilnya bisa berbeda antarpelanggan.

Beli Token Rp100.000 Dapat Berapa kWh?

Bagikan Artikel ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with