Pada Kamis (22/10), ia menyatakan akan mengevaluasi kontrak dengan negara yang dinilai tidak kooperatif dan tidak saling menghargai. Namun, Bahlil belum merinci kriteria negara yang dimaksud. Menurut sejumlah laporan, SKK Migas tidak secara langsung mengaitkan pengalihan gas dengan pernyataan Bahlil tersebut.
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menyatakan dukungan terhadap kebijakan yang mengutamakan pemanfaatan gas untuk kebutuhan dalam negeri.
Respons Singapura: Dampak di Bawah 2 Persen
EMA Singapura menyatakan pengurangan dari Indonesia berdampak kurang dari 2 persen terhadap total permintaan gas harian mereka yang mencapai lebih dari 1.000 BBTUD (miliar British thermal unit per hari). Juru bicara EMA menyebut total pengurangan berdasarkan informasi importir sebesar 17 BBTUD selama 18 hari. Angka ini berbeda dengan 31 BBTUD yang diumumkan Indonesia. Menurut Informasi.com, kedua angka berasal dari keterangan yang berbeda dan hubungan rincinya belum dijelaskan.
EMA juga menyatakan Singapura sebelumnya pernah mengalami pengurangan pasokan gas antara 20 hingga 100 BBTUD dalam beberapa bulan terakhir, serta telah menyiapkan rencana kontingensi. Singapore GasCo disebut siap mengimpor lebih banyak gas alam cair (LNG) kapan pun diperlukan. Gas Supply, pemasok gas besar di Singapura yang sepenuhnya dimiliki Temasek, mengakui pengiriman ke sebagian pelanggannya terdampak pengurangan sementara ini dan berkoordinasi dengan pemasok hulu di Indonesia.
Singapura Periksa Kemungkinan Pelanggaran Kontrak
Meski dampaknya disebut kecil, pemerintah Singapura tidak hanya berhenti pada pernyataan teknis. Perdana Menteri Lawrence Wong, dalam konferensi Partai Aksi Rakyat (PAP) pada 25 Oktober 2026, mengatakan Singapura mengharapkan semua pihak memenuhi komitmen, dan importir gas Singapura akan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingannya berdasarkan kontrak.
Menteri Energi, Perdagangan, dan Industri Singapura Tan See Leng menambahkan bahwa Gas Supply akan berkomunikasi dengan pemasok untuk memeriksa kemungkinan pelanggaran kontrak. Jika ditemukan pelanggaran, perusahaan dapat menempuh upaya pemulihan atau penyelesaian komersial sesuai kontrak. Tan menyerahkan penentuan jangka waktu pemeriksaan kepada Gas Supply.

